Kemenangan manis Timnas Indonesia atas Mozambik dalam laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (9/6) malam, harus ternoda oleh aksi tidak terpuji dari tribun penonton. Gelandang muda Skuad Garuda, Beckham Putra Nugraha, terlibat cekcok hebat dengan seorang oknum suporter tepat setelah peluit panjang dibunyikan.
Insiden yang mencederai atmosfer kemenangan ini mendadak viral di berbagai platform media sosial. Berdasarkan penelusuran dari kesaksian mata dan rekaman video yang beredar, terungkap kronologi lengkap serta sosok di balik oknum suporter yang memicu emosi sang penggawa Timnas.
Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia berkat gol tunggal Ole Romeny pada menit ke-11, memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Ragnar Oratmangoen.
Sesuai tradisi pascapertandingan (after match), seluruh penggawa Timnas Indonesia berjalan mengitari lapangan untuk menyapa dan memberikan apresiasi kepada para suporter yang telah memadati SUGBK. Suasana awalnya berjalan hangat dan penuh suka cita.
Prahara dimulai ketika rombongan pemain berjalan melintasi area Tribun Barat. Menurut kesaksian pemilik akun X @mas_umbie yang berada di lokasi kejadian, tiba-tiba ada seorang oknum penonton pria yang secara sengaja mengacungkan jari tengahnya ke arah Beckham Putra
.
Mau cerita sedikit kronologi Beckham untuk kejadian kedua kalinya “diacungkan jari tengah” yang katanya suporter Timnas.
Jadi tadi after match, seperti biasa timnas keliling berjalan untuk menyapa para suporter, nah saat timnas sampe di tribun barat,
-cont pic.twitter.com/Uhv5P0NdZd
— DUYS (@mas_umbies) June 9, 2026
Aksi provokasi ini diduga kuat masih berkaitan dengan sisa-sisa rivalitas antarklub domestik, mengingat Beckham merupakan pemain asal klub Persib Bandung.
Tindakan tersebut langsung memancing emosi Beckham yang merasa dirinya saat itu sedang berjuang mengenakan seragam Merah Putih, bukan membela klub. Beckham yang tidak terima langsung berbalik badan, melontarkan kata-kata protes, dan menghampiri arah tribune tersebut.
Situasi di pinggir lapangan sempat memanas dan menegangkan. Beruntung, bek tangguh Timnas Indonesia, Kevin Diks, yang dalam laga tersebut mengemban tugas sebagai kapten kedua, langsung bertindak sigap.
Kevin Diks menghampiri Beckham, merangkulnya, dan menarik sang gelandang menjauh dari jangkauan penonton agar emosinya diredam.
Tidak berhenti di situ, dengan kedewasaannya, Kevin Diks kemudian berjalan mendekati tribun dan memberikan penjelasan langsung serta teguran kepada oknum suporter tersebut. Kevin Diks menegaskan bahwa malam itu adalah pertandingan Timnas Indonesia, bukan panggung rivalitas antarklub.
Tindakan norak oknum tersebut ternyata memicu kekesalan dari suporter Indonesia lainnya yang berada di tribun yang sama. Beberapa suporter spontan menyoraki dan menghujat oknum penonton tersebut karena dinilai bertingkah “kampungan” dan merusak kesucian laga Timnas.
Kesal dengan kelakuan pelaku, saksi mata di lokasi langsung berinisiatif merekam seluruh kejadian menggunakan ponsel pintar, bahkan hingga menyorot wajah sang pelaku secara jelas.
“Ada nih satu orang suporter dengan bangganya mengacungkan jari tengahnya ke Beckham, dan disitu Beckham emosi… Saya videoin lah sampe ke wajah-wajahnya tuh. Kaya kampungan aja gitu, ini main untuk Indonesia, masih aja yang kelakuan gitu,” tulis akun @mas_umbie dalam utasnya.
Berdasarkan detail video yang dibagikan, sosok oknum pelaku tersebut berdiri di barisan belakang, tepat di belakang seorang ibu-ibu.
Saat menyadari wajahnya direkam secara jelas dari jarak dekat, oknum pelaku tersebut bahkan sempat panik dan mencoba meraih atau merebut ponsel milik saksi mata yang merekamnya.
Di luar insiden memalukan di tribun barat, kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi posisi Indonesia di kancah sepak bola internasional.
Berkat tambahan 5,69 poin dari laga ini, posisi Indonesia di peringkat FIFA resmi merangkak naik satu peringkat, dari posisi 119 kini menempati ranking 118 dunia dengan total koleksi 1157,14 poin.
Posisi Indonesia kini menempel ketat dua negara di atasnya. Skuad Garuda hanya terpaut tipis dari Sudan yang berada di peringkat 117 (1157,22 poin) dan Gambia yang mengunci peringkat 116 dunia dengan raihan 1159,64 poin.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi baik dari pihak PSSI maupun Beckham Putra terkait kelanjutan insiden tersebut.
Namun, publik sepak bola tanah air di media sosial kompak mengecam aksi oknum suporter tersebut dan meminta agar ego rivalitas klub sepenuhnya ditinggalkan ketika mendukung Tim Nasional Indonesia.
Scr/Mashable
















