Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool menandai berakhirnya salah satu kisah paling indah dalam sejarah modern klub berjuluk The Reds tersebut. Selama sembilan tahun mengenakan seragam merah kebanggaan Merseyside, pemain asal Mesir itu menjelma menjadi ikon, legenda, sekaligus simbol kebangkitan Liverpool di era sepak bola modern.
Kontribusinya tidak perlu diragukan lagi. Salah membantu Liverpool meraih dua gelar Premier League, satu Piala FA, dua Piala Carabao, satu trofi Liga Champions, satu UEFA Super Cup, serta satu gelar Piala Dunia Antarklub. Deretan prestasi tersebut membuat namanya sejajar dengan para legenda besar yang pernah menghiasi Anfield.
Kini, setelah memutuskan berpisah dengan Liverpool, satu pertanyaan besar muncul: ke mana Mohamed Salah akan melanjutkan kariernya?
Sejumlah rumor mengaitkan Salah dengan klub-klub Arab Saudi yang memang tengah agresif mendatangkan bintang dunia. Ada pula spekulasi yang menyebut pemain berusia 34 tahun tersebut berpotensi melanjutkan karier di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat.
Namun jika berbicara di luar dua destinasi populer tersebut, ada satu negara yang sebenarnya layak masuk dalam daftar pertimbangan Salah, yakni Indonesia.
Mungkin terdengar tidak realistis bagi sebagian orang. Akan tetapi, jika melihat sejumlah faktor yang ada, Indonesia ternyata memiliki beberapa daya tarik yang bisa membuat kepindahan Salah menjadi sesuatu yang menarik untuk dibayangkan.
Indonesia Bukan Lagi Tujuan yang Mustahil bagi Eks Bintang Eropa
Sepak bola Indonesia memang masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Mulai dari aspek infrastruktur, tata kelola kompetisi, hingga konsistensi pembinaan pemain muda.
Meski demikian, satu hal yang tidak bisa dibantah adalah kompetisi sepak bola Indonesia semakin mampu menarik perhatian pemain-pemain dengan nama besar.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah mantan pemain elite Eropa pernah mencoba peruntungan di Tanah Air. Salah satu yang paling terkenal adalah Michael Essien. Mantan gelandang Chelsea dan Real Madrid tersebut pernah mengenakan jersey Persib Bandung pada 2017.
Ada pula Radja Nainggolan yang sempat memperkuat Bhayangkara FC setelah menjalani karier panjang bersama klub-klub besar seperti AS Roma dan Inter Milan.
Menariknya lagi, Indonesia juga pernah menjadi tempat berkarier bagi Mohamed Sissoko, mantan gelandang Liverpool yang bergabung dengan Mitra Kukar pada 2017.
Belum lagi nama-nama seperti Peter Odemwingie, Didier Zokora, Marco Motta, hingga Carlton Cole yang pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa Indonesia bukan lagi kompetisi yang asing bagi para mantan pemain level Eropa. Jika mereka bisa melakukannya, maka secara teori Salah pun memiliki peluang yang sama.
Negara Muslim Terbesar Dunia Bisa Menjadi Nilai Tambah
Alasan kedua yang membuat Indonesia menarik adalah faktor kehidupan sehari-hari.
Sebagai seorang Muslim yang dikenal taat menjalankan ajaran agamanya, Salah tentu membutuhkan lingkungan yang mendukung aktivitas ibadahnya. Dalam hal ini, Indonesia memiliki keunggulan yang mungkin tidak dimiliki banyak negara lain.
Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Kehidupan masyarakat yang dekat dengan nilai-nilai Islam membuat Salah tidak akan kesulitan menjalankan rutinitas keagamaannya.
Masjid dan musala dapat ditemukan hampir di setiap daerah. Pilihan makanan halal pun tersedia dalam jumlah yang sangat melimpah.
Bahkan bukan tidak mungkin, popularitas Salah akan semakin besar di Indonesia karena kedekatan emosional yang sudah terjalin antara masyarakat Muslim Indonesia dengan sang pemain selama bertahun-tahun.
Banyak penggemar sepak bola Indonesia yang tidak hanya mengagumi kemampuan Salah di lapangan, tetapi juga menghormati sikap dan nilai-nilai yang ia tunjukkan di luar sepak bola.
Jika Salah Datang ke Indonesia, Klub Mana yang Paling Cocok?
Tentu pertanyaan berikutnya adalah: jika Mohamed Salah benar-benar memilih Indonesia sebagai pelabuhan berikutnya, klub mana yang paling ideal?
Dari sudut pandang penulis, ada tiga kandidat terkuat.
1. Persib Bandung
Persib Bandung tampaknya menjadi opsi paling logis apabila Salah masih memiliki ambisi besar untuk menambah koleksi trofinya.
Maung Bandung saat ini merupakan salah satu kekuatan terbesar sepak bola Indonesia. Dominasi mereka dalam beberapa musim terakhir membuat Persib selalu masuk dalam daftar favorit juara.
Bergabung dengan Persib berarti Salah memiliki peluang besar untuk tetap bersaing memperebutkan gelar. Selain itu, dukungan fanatik Bobotoh juga bisa memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan yang pernah ia rasakan di Eropa.
Bayangkan saja bagaimana atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api ketika nama Salah diumumkan sebagai pemain baru Persib. Itu akan menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia.
2. Persija Jakarta
Jika faktor kota dan gaya hidup menjadi pertimbangan, maka Persija Jakarta layak masuk daftar teratas.
Sebagai klub yang berbasis di ibu kota, Persija menawarkan berbagai fasilitas dan kemudahan yang mungkin menarik bagi pemain kelas dunia seperti Salah.
Selain itu, Persija dikenal sebagai salah satu klub dengan dukungan finansial yang cukup kuat untuk mendatangkan pemain bintang.
Kehadiran pelatih berpengalaman seperti Shin Tae-yong juga menjadi nilai tambah tersendiri. Dengan reputasi yang dimiliki pelatih asal Korea Selatan tersebut, Persija bisa menjadi proyek menarik bagi Salah jika ia ingin menjadi pusat perhatian sekaligus pemimpin di ruang ganti.
Ditambah lagi, dukungan fanatik The Jakmania berpotensi menciptakan atmosfer yang luar biasa bagi pemain sekelas Salah.
3. Borneo FC
Pilihan ketiga mungkin terdengar lebih mengejutkan, tetapi justru sangat menarik.
Dalam beberapa musim terakhir, Borneo FC berkembang menjadi salah satu tim paling kompetitif di Indonesia. Mereka kerap menjadi pesaing serius bagi klub-klub besar dalam perburuan gelar.
Jika Salah ingin mencari tantangan berbeda dan menjadi sosok yang mengubah peta persaingan, maka Borneo FC bisa menjadi pilihan ideal.
Kehadirannya berpotensi membuat Borneo FC naik ke level yang lebih tinggi sekaligus menghentikan dominasi Persib Bandung dalam perebutan gelar juara.
Dari sisi proyek olahraga, skenario ini mungkin justru menjadi yang paling menarik untuk disaksikan.
Mungkin Hanya Mimpi, Tapi Bukan Mustahil
Tentu saja, peluang Mohamed Salah berkarier di Indonesia saat ini masih lebih dekat kepada sebuah pengandaian dibandingkan kenyataan. Arab Saudi dan MLS tetap menjadi tujuan yang secara finansial maupun kompetitif lebih masuk akal.
Namun sepak bola selalu penuh kejutan.
Siapa yang menyangka Michael Essien akan bermain untuk Persib Bandung? Siapa pula yang menduga Radja Nainggolan akan merumput di Liga Indonesia?
Karena itu, membayangkan Salah bermain di Indonesia bukanlah sesuatu yang sepenuhnya mustahil.
Jika suatu hari sang legenda Liverpool benar-benar memilih Indonesia sebagai destinasi berikutnya, dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh satu klub saja. Kehadiran Salah berpotensi mengangkat pamor Liga Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, menarik perhatian dunia, serta membuka pintu bagi lebih banyak pemain bintang untuk mengikuti jejaknya.
Dan bagi jutaan pencinta sepak bola Indonesia, menyaksikan Salah bermain setiap pekan di stadion-stadion Tanah Air tentu akan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Scr/Mashable















