Matchday terakhir babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar setelah Timnas Jerman dipaksa menelan kekalahan perdana mereka. Menghadapi ketangguhan Timnas Ekuador, armada Der Panzer harus rela takluk dengan skor tipis 1-2 dalam laga yang berlangsung dramatis.
Meski menelan pil pahit, Jerman dipastikan tetap melangkah aman ke babak 32 besar berkat tabungan enam poin yang mereka miliki. Sementara bagi Ekuador, kemenangan bersejarah ini menjadi napas baru untuk menjaga asa mereka tetap hidup di panggung dunia.
Jalannya Pertandingan: Gol Cepat Sane yang Berujung Petaka
Raksasa Eropa sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan lewat skema serangan kilat yang mengejutkan lini pertahanan lawan. Pertandingan baru berjalan dua menit, Leroy Sane sudah berhasil menggetarkan jala gawang Ekuador dan membawa Jerman unggul cepat 1-0.
Namun, euforia keunggulan Die Mannschaft tidak berlangsung lama akibat kelengahan barisan belakang mereka dalam mengantisipasi serangan balik. Memasuki menit ke-9, wonderkid Ekuador, Nilson Angulo, sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Jerman.
Jual beli serangan yang sengit terus berlanjut di sepanjang sisa waktu babak pertama antara kedua tim. Kendati demikian, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor imbang bertahan hingga kedua tim turun minum ke ruang ganti.
Babak Kedua: Comeback Sempurna Lewat Sundulan Maut
Memasuki paruh kedua, Ekuador tampil lebih berani dan agresif dalam menekan jantung pertahanan tim asuhan Julian Nagelsmann. Petaka bagi Jerman akhirnya datang melalui skema bola mati yang dieksekusi dengan sangat matang oleh tim perwakilan Amerika Selatan tersebut.
Memanfaatkan umpan akurat dari tendangan sudut, Gonzalo Plata berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang merobek gawang Jerman. Gol di menit-menit krusial tersebut mengubah papan skor menjadi 1-2 sekaligus membalikkan kedudukan secara dramatis.
Jerman mencoba mengurung pertahanan Ekuador di sisa waktu laga demi memburu gol penyelamat untuk menyamakan kedudukan. Namun, disiplinnya lini belakang Ekuador membuat skor 1-2 bertahan kokoh hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Skenario Kelolosan Grup E: Aturan Peringkat Tiga Terbaik Menjadi Juru Selamat
Kekalahan ini sejatinya tidak menggoyahkan posisi Jerman yang sudah mengunci tiket ke fase gugur berkat dua kemenangan di laga awal. Mereka tetap melenggang ke babak 32 besar dengan status salah satu tim terkuat dari Grup E.
Di sisi lain, tambahan tiga poin krusial ini belum mampu mendongkrak posisi Ekuador dari peringkat ketiga klasemen sementara Grup E. Dengan koleksi empat poin, mereka masih tertahan di bawah Pantai Gading yang menempati posisi runner-up.
Kendati berada di urutan ketiga, peluang Ekuador untuk menyusul Jerman ke babak 32 besar masih terbuka sangat lebar. Mereka kini menggantungkan harapan lewat jalur kuota peringkat tiga terbaik yang disediakan oleh regulasi turnamen Piala Dunia 2026.
Scr/Mashable















