Demi Selamatkan Pembukuan Finansial, Juventus Terpaksa Lego Fabio Miretti ke Bologna

26.06.2026
Demi Selamatkan Pembukuan Finansial, Juventus Terpaksa Lego Fabio Miretti ke Bologna
Demi Selamatkan Pembukuan Finansial, Juventus Terpaksa Lego Fabio Miretti ke Bologna

Klub raksasa Serie A, Juventus, tampaknya harus kembali mengambil keputusan pahit dengan melepas salah satu talenta mudanya demi menyeimbangkan neraca keuangan klub. Langkah ini diambil sebagai strategi cepat manajemen dalam memenuhi regulasi finansial yang kian memperketat ruang gerak mereka.

Seperti dilansir Onefootball, Jumat (26/6/2026), direktur olahraga Juventus yang baru, Giovanni Carnevali, dilaporkan harus segera melakukan pergerakan taktis untuk menghasilkan keuntungan modal yang masif dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, Si Nyonya Tua wajib mengantongi keuntungan modal sekitar €13 juta paling lambat pada 30 Juni ini.

Kejar Tenggat Waktu UEFA Demi Amankan Titik Impas

Langkah darurat ini menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi Juventus demi mematuhi aturan Financial Fair Play (FFP) yang ditetapkan oleh UEFA. Penjualan ini krusial agar laporan keuangan tahunan periode 2025/2026 berada di jalur yang tepat menuju target break-even point (titik impas) pada musim 2027/2028.

Saat ini, pihak manajemen Turin sedang menunggu konfirmasi resmi terkait perjanjian penyelesaian (settlement agreement) baru yang akan turun dalam beberapa hari ke depan. Aturan anyar tersebut dipastikan bakal terus mengikat klausul Juventus agar menjaga pembukuan keuangan mereka tetap sehat dan transparan.

Kebutuhan Jam Terbang dan Ketertarikan Serius Bologna

Di tengah situasi mendesak tersebut, nama gelandang muda Fabio Miretti mencuat di urutan teratas dalam daftar pemain yang siap dilepas ke pasar transfer. Di sisi lain, sang pemain sendiri memang mendambakan menit bermain yang lebih reguler demi mendongkrak karier sepak bolanya ke level yang lebih tinggi.

Gayung bersambut, Bologna secara terang-terangan menaruh minat besar untuk menampung pemain berkebangsaan Italia tersebut ke dalam skuad mereka. Miretti pun dikabarkan menyambut hangat prospek kepindahan ke klub berjuluk Rossoblu tersebut karena menjanjikan peran sentral di lini tengah.

Rumitnya Operasi Tukar Guling: Melibatkan Jhon Lucumi

Bologna disebut-sebut sudah menyiapkan dana segar sebesar €14 juta untuk menebus Miretti dari Allianz Stadium. Namun, operasi transfer ini tidak berjalan sederhana karena Bologna mengajukan klausul tambahan yang melibatkan bek tengah mereka, Jhon Lucumi.

Bologna berencana memasukkan nama bek asal Kolombia tersebut ke dalam paket transfer agar nilai finansialnya dapat menguntungkan kedua belah pihak. Kendati demikian, saat ini masih terdapat jurang pemisah berupa perbedaan penilaian valuasi sang bek di meja negosiasi.

Menakar Negosiasi Klausul Klausul Rilis Lucumi

Secara legal, Jhon Lucumi sejatinya memiliki klausul pelepasan kontrak sebesar €28 juta yang baru bisa diaktifkan secara mandiri pada bulan Juli mendatang. Pihak Bologna bersedia memberikan potongan harga khusus demi memuluskan mega transfer ini, asalkan angka akhirnya tetap memberi dampak signifikan bagi kas klub mereka.

Profil Lucumi sebagai bek tengah berkaki kidal sebenarnya sangat memikat tim pemandu bakat Juventus karena langkanya pemain dengan atribut tersebut di pasar transfer. Hanya saja, manajemen Continassa bersikeras ingin menekan biaya pengeluaran seminimal mungkin dalam perburuan tanda tangan pemain Kolombia itu.

Strategi Alternatif Juventus di Bursa Transfer Musim Panas

Karena alotnya kesepakatan harga dengan Bologna, Juventus tidak ingin terjebak dan kehabisan waktu sebelum tenggat pembukuan finansial ditutup. Di tengah atmosfer bursa transfer musim panas yang kian memanas, manajemen Juve mulai membuka diri terhadap tawaran potensial dari klub lain untuk Miretti.

Langkah paralel ini diambil agar jalan menuju penyelesaian akhir keuangan klub tetap terbuka lebar tanpa harus bergantung pada satu skenario transfer saja. Keputusan akhir dalam beberapa pekan ini akan menjadi penentu masa depan lini tengah Juventus sekaligus stabilitas ekonomi mereka di panggung Eropa.

Scr/Mashable





Don't Miss