Sejarah besar baru saja tercipta di California. Tim Nasional Kanada sukses melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 secara dramatis setelah menumbangkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 32 besar, Senin (29/6) dini hari WIB.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan sang tuan rumah melaju jauh di turnamen, tetapi juga melahirkan deretan rekor mencengangkan yang menyudahi puasa puluhan tahun wilayah CONCACAF.
Pertandingan yang mempertemukan Kanada dan Afrika Selatan berjalan sangat ketat sejak menit awal. Kedua tim memperagakan permainan terbuka dengan tempo cepat, namun solidnya lini belakang membuat papan skor tetap kacamata 0-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, kebuntuan masih berlanjut. Kanada sempat mengancam lewat aksi individu Tani Oluwaseyi pada menit ke-65. Sial bagi Kanada, sepakan keras Oluwaseyi berhasil ditepis kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, sebelum akhirnya bola liar disapu bersih oleh Mbokazi di garis gawang.
Sadar butuh daya gedor ekstra, pelatih Kanada memasukkan sang bintang utama, Alphonso Davies, pada menit ke-75 menggantikan Tajon Buchanan. Masuknya Davies menjadi sorotan tersendiri mengingat sang pemain baru saja pulih dari cedera parah dan terpaksa absen di seluruh laga fase grup.
Tekanan Kanada kian intens. Menit ke-78, Jonathan David melepaskan sepakan dari sudut sempit yang kembali dimentahkan oleh keperkasaan Williams. Afrika Selatan sempat membalas lewat tembakan jarak jauh Oswin Appollis di menit ke-84, namun bola dengan mudah diamankan oleh kiper Kanada, Maxime Crepeau.
Petaka bagi wakil Afrika akhirnya runtuh di masa injury time. Menerima umpan manis di luar kotak penalti, Stephen Eustaquio melepaskan tembakan melengkung yang menghujam pojok kanan gawang Afrika Selatan tanpa bisa dijangkau Ronwen Williams. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang, mengunci tiket bersejarah bagi Kanada.
Berdasarkan data sahih dari Stats Foot , kemenangan dramatis ini menghasilkan deretan rekor mentereng yang langsung menggegerkan panggung sepak bola dunia.
Kanada resmi memecahkan kutukan 40 tahun CONCACAF dengan menjadi negara pertama dari konfederasi tersebut yang mampu memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia dalam waktu normal (90 menit) melawan tim luar konfederasi, sejak terakhir kali dilakukan Meksiko saat menumbangkan Bulgaria (2-0) pada edisi 1986 silam.
🇨🇦 Le Canada devient la 1ère nation CONCACAF à remporter une rencontre en phase à élimination directe à la Coupe du Monde dans le temps règlementaire contre une nation hors de la confédération depuis le Mexique contre la Bulgarie en 1986 (2-0). #AFSCAN
— Stats Foot (@Statsdufoot) June 28, 2026
Tak hanya itu, pencapaian Les Rouges ini sekaligus mengakhiri puasa kemenangan fase gugur bagi tim-tim CONCACAF yang telah berlangsung selama 12 tahun, tepat sejak Kosta Rika menyingkirkan Yunani di babak 16 besar pada tanggal yang sama, 29 Juni 2014 lalu.
🇨🇦 Le Canada devient la 1ère nation CONCACAF à remporter une confrontation en phase à élimination directe en Coupe du Monde depuis le Costa Rica contre la Grèce en 8es de finale le 29 juin 2014. #AFSCAN
— Stats Foot (@Statsdufoot) June 28, 2026
Pahlawan kemenangan Kanada, Stephen Eustaquio, juga menorehkan tinta emas sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol penentu kemenangan tepat di menit ke-90 dalam laga fase gugur Piala Dunia sejak aksi heroik Nacer Chadli untuk Belgia saat membungkam Jepang pada 2 Juli 2018.
Sebaliknya, hasil ini justru mempertegas sisi kelam benua hitam, di mana negara-negara asal Afrika tercatat kian terpuruk setelah menelan 14 kekalahan dari 19 pertandingan fase gugur sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Scr/Mashable
















