Kenalan dengan 6 Sosok Wasit Cantik yang Curi Perhatian di Panggung Sepak Bola Dunia

01.07.2026
Kenalan dengan 6 Sosok Wasit Cantik yang Curi Perhatian di Panggung Sepak Bola Dunia
Kenalan dengan 6 Sosok Wasit Cantik yang Curi Perhatian di Panggung Sepak Bola Dunia

Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan aksi para bintang sepak bola, tetapi juga menjadi panggung bersejarah bagi para wasit perempuan. Enam ofisial wanita dari kawasan CONCACAF mendapat kepercayaan FIFA untuk memimpin pertandingan di turnamen sepak bola terbesar dunia, sekaligus mempertegas semakin besarnya peran perempuan dalam dunia perwasitan internasional.

Wasit asal Amerika Serikat Tori Penso dipercaya memimpin laga Ekuador melawan Jerman, sedangkan wasit asal Meksiko Katia Itzel García menjalani debut sebagai wasit utama pada pertandingan Belanda kontra Tunisia di Kansas City.

Pencapaian tersebut menjadi kelanjutan dari sejarah yang dimulai pada Piala Dunia Qatar 2022, saat FIFA untuk pertama kalinya menunjuk perempuan sebagai bagian dari tim perwasitan di Piala Dunia putra. Kala itu, wasit asal Prancis Stéphanie Frappart menjadi perempuan pertama yang memimpin pertandingan di ajang tersebut.

Pada Piala Dunia 2026, FIFA menunjuk 170 ofisial pertandingan, terdiri atas 52 wasit utama, 88 asisten wasit, dan 30 petugas Video Assistant Referee (VAR). Dari jumlah tersebut, hanya enam orang yang merupakan perempuan atau kurang dari empat persen dari total ofisial. Seluruhnya berasal dari kawasan Confederation of North, Central America and Caribbean Association Football (CONCACAF).

Berikut profil enam wasit perempuan yang menjadi sorotan di Piala Dunia 2026.

1. Katia Itzel García, Wasit Meksiko yang Terus Pecahkan Rekor

Nama Katia Itzel García menjadi salah satu yang paling menyita perhatian. Wasit berusia 33 tahun asal Mexico City itu mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang dipercaya memimpin pertandingan di Piala Dunia putra. Ia juga menjadi perempuan ketiga sepanjang sejarah turnamen yang mendapat kesempatan tersebut.

Karier García dipenuhi pencapaian bersejarah. Pada Olimpiade Paris 2024, ia menjadi wasit asal Meksiko pertama yang memimpin pertandingan Olimpiade ketika memimpin laga perempat final sepak bola putri antara Spanyol dan Kolombia.

Pada 2025, García kembali memecahkan rekor sebagai perempuan pertama yang memimpin pertandingan Gold Cup putra. Piala Dunia 2026 menjadi partisipasi kelimanya di turnamen ini setelah empat edisi sebelumnya bertugas sebagai asisten wasit.

Saat ini, García juga menempati peringkat keenam dalam daftar wasit perempuan terbaik dunia. Ia pernah menyatakan impiannya untuk memimpin pertandingan Piala Dunia di negaranya sendiri.

2. Tori Penso, Pelopor Wasit Wanita di Major League Soccer

Wasit asal Amerika Serikat Tori Penso kini menjadi salah satu figur paling dihormati dalam dunia perwasitan.

Penso mulai menjadi wasit sejak berusia 13 tahun. Pada 2020, ia mencetak sejarah sebagai perempuan pertama dalam dua dekade yang memimpin pertandingan Major League Soccer (MLS), kasta tertinggi sepak bola Amerika Serikat.

Lisensi FIFA diperolehnya setahun kemudian dan sejak itu ia dipercaya menangani berbagai turnamen internasional bergengsi, termasuk tampil sebagai bagian dari tim wasit Piala Dunia Qatar 2022.

Di luar lapangan, perempuan berusia 39 tahun tersebut juga berprofesi sebagai pengajar mata kuliah komunikasi digital dan olahraga.

3. Sandra Ramírez, Asisten Wasit Berpengalaman dari Meksiko

Sandra Elizabeth Ramírez melengkapi wakil Meksiko di Piala Dunia 2026 sebagai asisten wasit.

Perempuan berusia 37 tahun itu mengawali karier profesionalnya pada 2010 sebelum mengantongi lisensi FIFA pada 2019.

Sejak saat itu ia rutin dipercaya memimpin berbagai pertandingan internasional, termasuk Liga MX Femenil, kompetisi usia muda, serta Ascenso MX.

Salah satu pencapaian pentingnya adalah bertugas di Piala Dunia Putri U-20 FIFA 2022 di Kosta Rika. Kini, Ramírez mencatat sejarah baru dengan tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia putra.

4. Brooke Mayo, Wasit Terbaik Amerika Serikat 2025

Nama Brooke Mayo juga menjadi bagian dari tim perwasitan perempuan di Piala Dunia 2026.

Perempuan berusia 38 tahun tersebut masuk dalam daftar wasit internasional FIFA sejak 2018. Selain bertugas di MLS, ia memiliki pengalaman di sejumlah ajang elite seperti Piala Dunia Putri FIFA 2023, Olimpiade Paris 2024, hingga Piala Dunia Antarklub 2025.

Atas prestasinya, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat memberikan penghargaan Female Referee of the Year 2025.

Seperti Tori Penso, Brooke Mayo juga mulai menjadi wasit sejak usia 13 tahun.

5. Kathryn Nesbitt, Spesialis VAR yang Sudah Dua Kali Tampil di Piala Dunia

Amerika Serikat juga mengirim Kathryn Nesbitt sebagai petugas VAR.

Wasit berusia 38 tahun itu masuk dalam daftar FIFA sejak 2016 dan dikenal sebagai salah satu spesialis Video Assistant Referee (VAR) paling berpengalaman.

Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keduanya di Piala Dunia setelah sebelumnya bertugas pada edisi Qatar 2022.

Pengalaman panjangnya membuat Nesbitt menjadi salah satu sosok penting dalam penerapan teknologi VAR di sepak bola modern.

6. Tatiana Guzmán, Mantan Pesepak Bola yang Kini Pecahkan Rekor

Sosok terakhir adalah Tatiana Guzmán asal Nikaragua yang juga berusia 38 tahun.

Sebelum menjadi wasit, Guzmán merupakan seorang pemain sepak bola. Setelah beralih profesi, ia berhasil memecahkan sejumlah rekor di negaranya.

Tatiana menjadi perempuan pertama yang memimpin pertandingan Liga Divisi Utama putra Nikaragua. Ia juga menjadi wasit asal Nikaragua pertama yang bertugas di Piala Dunia Putri FIFA 2023 sebagai petugas VAR.

Di Piala Dunia 2026, Guzmán menjalankan tugas sebagai Support Video Assistant Referee (SVAR). Perannya adalah membantu tim VAR memantau tayangan ulang serta meninjau insiden penting seperti gol, penalti, kartu merah langsung, hingga kesalahan identitas pemain.

Kehadiran enam wasit perempuan ini menjadi bukti bahwa FIFA terus membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkiprah di level tertinggi sepak bola dunia. Tidak hanya membawa wajah baru dalam dunia perwasitan, mereka juga menunjukkan bahwa profesionalisme, pengalaman, dan kualitas menjadi faktor utama dalam memimpin pertandingan di panggung sebesar Piala Dunia.

Scr/Mashable





Don't Miss