Kena Body Shaming di Piala Dunia 2026, Istri Bek Timnas Prancis Beri Jawaban Menohok

08.07.2026
Kena Body Shaming di Piala Dunia 2026, Istri Bek Timnas Prancis Beri Jawaban Menohok
Kena Body Shaming di Piala Dunia 2026, Istri Bek Timnas Prancis Beri Jawaban Menohok

Kehadiran para Wives and Girlfriends (WAGs) alias pendamping para pesepak bola selalu berhasil mencuri perhatian di tribun penonton Piala Dunia 2026. Namun, nasib kurang menyenangkan justru menimpa dua WAGs cantik timnas Prancis, Victoria Triay dan Zoe Cristofoli.

Keduanya mendadak jadi sasaran empuk komentar miring netizen terkait penampilan fisik mereka.

Victoria Triay (38), istri dari bek Lucas Hernández, dan Zoe Cristofoli (30), istri dari Theo Hernández, kedapatan hadir langsung di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat. Mereka datang untuk memberikan dukungan penuh saat Prancis menumbangkan Paraguay pada babak 16 besar, Minggu (5/7/2026) lalu.

Sosok Victoria dan Zoe langsung menjadi sorotan kamera karena suami mereka merupakan kakak-beradik andalan lini belakang Les Bleus yang sukses membawa Prancis lolos ke babak perempat final. Di atas lapangan, Theo Hernández menjadi pilihan utama di posisi bek kiri, sementara Lucas Hernández diandalkan untuk memperkuat kedalaman skuad.

Sayangnya, sorotan tidak hanya tertuju pada prestasi suami mereka, melainkan merembet ke gaya penampilan kedua WAGs ini di media sosial.

Saat mendukung Prancis, keduanya tampil dengan gaya fesyen yang sangat kontras namun sama-sama modis. Zoe Cristofoli tampil berani dengan setelan serba hitam yang memamerkan deretan tato besar di leher, bahu, dan kedua tangannya.

Di sisi lain, Victoria Triay memilih gaya sporty yang seksi. Ia mengenakan jersei putih timnas Prancis bernomor punggung 21 dengan nama ‘L. Hernández’ yang diikat menyerupai crop top, dipadukan dengan rok kargo pendek dan gaya rambut kepang dua yang nyentrik.

Setelah foto-foto mereka diunggah oleh majalah Vantix di Instagram, kolom komentar langsung dibanjiri reaksi publik. Meski banyak yang memuji gaya kasual dan nyentrik mereka, tidak sedikit netizen toxic yang melakukan body shaming.

Beberapa akun bahkan menyerang penampilan fisik mereka dan mengklaim bahwa tato-tato tersebut merusak kecantikan alami wanita.

Jawaban Menohok Victoria Triay

Gerah dengan komentar bernada kebencian tersebut, Victoria Triay langsung pasang badan dan memberikan respons menohok di media sosialnya.

“Selalu saja ada orang yang melihat segala sesuatu dari sudut pandang negatif. Meski begitu, saya tetap mendoakan kedamaian dan kebahagiaan untuk mereka. Saya berharap orang-orang bisa lebih bijak, berhenti menyebarkan kebencian dan hal negatif di dunia maya,” tulis Victoria.

Penuh Kontroversi dan Masa Lalu

Bagi Victoria maupun Zoe, serangan digital seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Sebelum gelaran Piala Dunia 2026 dimulai, keduanya sudah sering berhadapan dengan drama netizen.

Zoe Cristofoli, model asal Italia yang dijuluki “Tigress of Verona”, memang dikenal sebagai model tato garis keras. Koleksi tatonya bahkan memenuhi area leher, tangan, kaki, punggung, hingga perut sejak ia berusia 15 tahun.

Dalam sebuah wawancara di podcast One More Time, Zoe bahkan sempat mengaku bahwa beberapa tatonya adalah “kesalahan masa lalu” dan kini ia sedang menjalani proses laser untuk menghapus tato-tato yang dianggapnya gagal.

Sementara itu, badai kritik yang menerpa Victoria Triay justru lebih ke arah isu hukum. Pada awal tahun 2026, Victoria dan Lucas Hernández sempat tersandung skandal besar setelah dituduh oleh sebuah keluarga asal Kolombia atas dugaan eksploitasi tenaga kerja, kerja tanpa kontrak, dan jam kerja yang tidak manusiawi.

Meski diterpa berbagai isu miring di luar lapangan, kehadiran WAGs ini terbukti tetap menjadi suntikan motivasi bagi duo Hernández untuk membawa Prancis melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Scr/Mashable





Don't Miss