AC Milan mulai menunjukkan arah yang jelas dalam pergerakan mereka di bursa transfer musim panas 2026. Klub raksasa Italia itu dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah untuk mendatangkan bek serbabisa Manchester United, Noussair Mazraoui, yang menjadi salah satu pemain favorit pelatih anyar Rossoneri, Ruben Amorim.
Menurut laporan jurnalis transfer Matteo Moretto, Amorim menaruh ketertarikan besar terhadap pemain asal Maroko tersebut dan membuka peluang untuk melakukan reuni setelah keduanya sempat bekerja sama di Old Trafford.
Meski hingga kini belum ada negosiasi resmi antara AC Milan dan Manchester United, nama Mazraoui disebut telah masuk dalam daftar pemain yang dipantau oleh manajemen Rossoneri untuk memperkuat lini belakang musim depan.
Ketertarikan terhadap Mazraoui sejalan dengan strategi transfer yang mulai diterapkan Milan sejak kedatangan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala. Rossoneri disebut memprioritaskan perekrutan pemain Portugal atau pemain yang pernah bekerja sama dengan Amorim di klub sebelumnya.
Mazraoui dinilai memenuhi kriteria tersebut. Selain memahami filosofi permainan sang pelatih, bek berusia 28 tahun itu juga memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi di lini pertahanan.
Pemain yang baru saja mengantarkan Maroko melaju hingga perempat final Piala Dunia 2026 tersebut masih terikat kontrak bersama Manchester United hingga Juni 2028. Setan Merah bahkan memiliki opsi untuk memperpanjang masa baktinya selama satu musim tambahan hingga 2029.
Fleksibilitas menjadi nilai jual utama yang membuat Milan tertarik pada sosoknya. Selama membela Manchester United, Noussair Mazraoui mampu bermain sebagai bek kanan, wing-back, hingga bek tengah kanan dalam formasi tiga pemain belakang.
Kemampuan tersebut dinilai sangat cocok dengan skema permainan yang diproyeksikan akan diterapkan Amorim di San Siro. Setelah musim lalu lebih sering menggunakan formasi 3-5-2, Milan diperkirakan beralih ke pola 3-4-2-1 yang menjadi ciri khas pelatih asal Portugal tersebut.
Dalam sistem itu, Mazraoui berpotensi mengisi posisi bek kanan dalam trio pertahanan atau bahkan dimainkan lebih melebar sebagai wing-back jika diperlukan.
Di sisi lain, Milan juga tetap aktif mengevaluasi sejumlah target lain di bursa transfer, termasuk bek asal Spanyol Mario Gila. Namun, ketertarikan Amorim terhadap Mazraoui membuat nama pemain Maroko tersebut menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memperkuat pertahanan Rossoneri musim depan.
Bursa transfer masih akan berlangsung cukup lama dan situasi dapat berubah sewaktu-waktu. Akan tetapi, apabila negosiasi benar-benar dimulai dalam beberapa pekan ke depan, reuni antara Ruben Amorim dan Mazraoui di San Siro berpotensi menjadi salah satu cerita menarik pada jendela transfer musim panas tahun ini.
Scr/Mashable















