Media sosial saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak keluarga. Tidak sedikit orang tua yang gemar membagikan foto, video, hingga cerita tentang tumbuh kembang anak mereka di internet.
Mulai dari momen ulang tahun, aktivitas sekolah, hingga keseharian anak sering kali diunggah ke platform digital sebagai bentuk dokumentasi maupun berbagi kebahagiaan.
Namun di balik kebiasaan tersebut, muncul risiko baru yang kini mulai menjadi perhatian banyak pihak, yakni fenomena “sharenting”.
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kebiasaan orang tua membagikan informasi pribadi anak di media sosial secara berlebihan.
Perusahaan keamanan siber global Kaspersky bersama Singapore Institute of Technology (SIT) mengungkap bahwa sharenting dapat membuka berbagai ancaman terhadap privasi dan keamanan digital anak jika tidak dilakukan dengan bijak.
Melalui penelitian bertajuk Small Shares, Big Risks: How Parents Assess Threats and Cope with Sharing of Children’s Data, ditemukan bahwa banyak orang tua mulai menyadari pentingnya menjaga jejak digital anak sejak usia dini.
Data seperti nama lengkap, tanggal lahir, lokasi sekolah, hingga tempat tinggal dapat dimanfaatkan untuk profiling, pencurian identitas, hingga pelacakan aktivitas anak.
Bahkan metadata pada foto yang diunggah juga bisa menunjukkan lokasi pengambilan gambar apabila fitur geotagging masih aktif.
Orang Tua Mulai Lebih Protektif di Dunia Digital
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa rasa percaya diri orang tua dalam memahami keamanan digital menjadi faktor penting dalam melindungi privasi anak.
Mayoritas responden percaya mereka mampu membatasi informasi pribadi yang dibagikan di media sosial, termasuk menghindari unggahan yang memperlihatkan data sensitif seperti sekolah atau alamat rumah.
Selain itu, banyak orang tua mulai mengatur akun media sosial menjadi privat agar unggahan hanya bisa diakses keluarga dan teman dekat.
Trisha Octaviano, Manajer Senior, Edukasi Keamanan Siber untuk Asia Pasifik di
Kaspersky, menjelaskan bahwa pengalaman orang tua dalam mengasuh anak membuat mereka semakin sadar terhadap ancaman digital yang terus berkembang.
“Seiring bertambahnya usia orang tua, mereka menjadi lebih peka terhadap ancaman dan kerentanan, baik daring maupun luring,” jelas Trisha.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ibu cenderung lebih berhati-hati dalam menjaga privasi anak di media sosial dibandingkan ayah. Naluri protektif yang dimiliki seorang ibu ternyata ikut terbawa ke dunia digital.
Tips Aman Menghindari Risiko Sharenting
Agar aktivitas berbagi di media sosial tetap aman, Kaspersky membagikan beberapa tips penting yang bisa diterapkan orang tua untuk melindungi privasi anak di internet.
1. Hindari Membagikan Informasi Pribadi Anak
Jangan mengunggah data sensitif seperti nama lengkap, alamat rumah, nama sekolah, jadwal harian, atau lokasi rutin anak. Informasi tersebut bisa dimanfaatkan pihak lain untuk tujuan yang tidak diinginkan.
2. Atur Akun Media Sosial Menjadi Privat
Gunakan pengaturan privat agar unggahan hanya bisa dilihat orang-orang terpercaya seperti keluarga dan teman dekat.
3. Matikan Geotagging dan Metadata Foto
Sebelum mengunggah foto, pastikan fitur lokasi atau metadata dimatikan. Data tersembunyi pada foto bisa menunjukkan lokasi anak secara detail.
4. Pikirkan Dampak Jangka Panjang
Sebelum mengunggah sesuatu tentang anak, pikirkan apakah konten tersebut bisa membuat anak merasa malu atau terganggu di masa depan.
5. Minta Izin Anak Sebelum Mengunggah
Jika anak sudah cukup mengerti, biasakan meminta izin sebelum membagikan foto atau video mereka di media sosial. Cara ini juga membantu membangun kesadaran privasi digital sejak dini.
6. Pantau Aktivitas Digital Anak
Orang tua juga perlu aktif memantau penggunaan internet anak agar mereka tetap aman saat mengakses dunia digital.
Untuk membantu pengawasan, Kaspersky merekomendasikan penggunaan aplikasi parental control seperti Kaspersky Safe Kids yang dapat membantu mengatur screen time, memblokir konten tertentu, hingga memantau aktivitas perangkat anak.
Scr/Mashable




















