Mirip ThinkPad, Mouse Ini Hadir dengan TrackPoint dan Desain yang Ringkas

08.05.2026
Mirip ThinkPad, Mouse Ini Hadir dengan TrackPoint dan Desain yang Ringkas
Mirip ThinkPad, Mouse Ini Hadir dengan TrackPoint dan Desain yang Ringkas

Dunia perangkat periferal kembali kedatangan inovasi unik. Ploopy resmi memperkenalkan Ploopy Bean, mouse portabel dengan konsep berbeda yang mengusung pointing stick mirip TrackPoint legendaris milik laptop ThinkPad.

Kehadiran perangkat ini langsung menarik perhatian komunitas teknologi dan penggemar gadget produktivitas karena menawarkan pengalaman navigasi tanpa perlu menggeser mouse di atas meja.

Berbeda dari mouse konvensional yang membutuhkan ruang gerak, Ploopy Bean dirancang agar pengguna cukup mengontrol pointer menggunakan stik merah kecil di bagian tengah perangkat.

Konsep ini mengingatkan pada TrackPoint ikonik yang dulu populer di laptop IBM ThinkPad sebelum brand tersebut diakuisisi oleh Lenovo.

Mouse Mini dengan Konsep Anti-Mainstream

Secara desain, Ploopy Bean tampil sangat minimalis dan ringkas. Bentuknya kecil sehingga mudah dibawa bepergian dan cocok digunakan di area kerja sempit seperti meja pesawat, kereta, hingga coffee shop.

ploopys c673

Alih-alih memakai sensor optik biasa, mouse ini menggunakan sensor magnetik buatan Texas Instruments dengan tingkat sensitivitas tinggi.

Sensor tersebut diklaim mampu mendeteksi pergerakan sekecil 3 mikron, memberikan kontrol pointer yang sangat presisi untuk navigasi maupun pekerjaan detail.

Pointing stick merah pada perangkat ini juga memiliki ruang gerak lebih luas dibanding TrackPoint pada laptop. Pengguna bisa menggerakkan stik hingga 11 mm ke segala arah, membuat kontrol terasa lebih fleksibel dan responsif.

Cocok untuk Pengguna Produktif dan Penggemar ThinkPad

Konsep mouse tanpa gerakan fisik sebenarnya bukan hal baru. Namun, Ploopy mencoba menghadirkan pendekatan berbeda dengan menggabungkan pengalaman TrackPoint dalam format perangkat eksternal yang lebih ergonomis.

Bagi pengguna yang terbiasa bekerja mobile atau penggemar laptop ThinkPad, kehadiran mouse ini bisa menjadi solusi menarik. Pengguna tidak perlu lagi menggeser mouse berkali-kali saat bekerja di ruang sempit.

Selain itu, desain perangkat yang compact juga membuat tangan tetap berada dalam posisi nyaman sehingga berpotensi mengurangi kelelahan saat penggunaan jangka panjang.

Gunakan Switch Omron dan Firmware Open Source

Salah satu daya tarik utama dari Ploopy Bean adalah pendekatan open source yang diusung oleh Ploopy. Seluruh bagian casing dibuat menggunakan teknologi 3D printing sehingga pengguna dapat mencetak ulang atau memodifikasi komponen sesuai kebutuhan.

Empat tombol yang tersedia juga memakai switch Omron D2LS-21 yang umum ditemukan pada mouse premium dari Logitech. Respons kliknya diklaim lebih nyaman dan tahan lama untuk penggunaan intensif.

Tidak hanya itu, mouse ini sudah dibekali firmware berbasis QMK yang memungkinkan pengguna melakukan kustomisasi tombol secara mendalam. Lewat tool VIA berbasis web, setiap tombol bisa diprogram untuk menjalankan shortcut, kombinasi keyboard, hingga macro tertentu hanya dengan satu klik.

Fitur tersebut membuat perangkat ini tidak hanya cocok untuk pengguna biasa, tetapi juga content creator, programmer, editor video, hingga gamer yang membutuhkan shortcut cepat saat bekerja.

Belum Wireless

Meski menawarkan konsep inovatif, ada satu kekurangan yang cukup disorot pengguna, yakni belum adanya konektivitas wireless. Ploopy Bean masih mengandalkan kabel USB-C untuk terhubung ke laptop atau tablet.

Bagi sebagian pengguna modern yang sudah terbiasa dengan mouse wireless, hal ini mungkin terasa kurang praktis. Namun di sisi lain, penggunaan kabel juga memastikan koneksi tetap stabil tanpa latency maupun gangguan baterai.

Harga yang ditawarkan sekitar $51 atau sekitar Rp800 ribuan. Meski belum ada informasi resmi terkait distribusi global maupun masuk ke Indonesia, perangkat ini diprediksi akan menarik perhatian komunitas enthusiast dan pengguna yang mencari alternatif mouse unik dengan pengalaman navigasi berbeda.

Sumber foto: ploopy

Scr/Mashable




Don't Miss