5 Biaya Selangit yang Membuat Suporter Piala Dunia 2026 Muak: Nonton Bola Serasa Bayar Cicilan Mewah!

13.05.2026
5 Biaya Selangit yang Membuat Suporter Piala Dunia 2026 Muak: Nonton Bola Serasa Bayar Cicilan Mewah!
5 Biaya Selangit yang Membuat Suporter Piala Dunia 2026 Muak: Nonton Bola Serasa Bayar Cicilan Mewah!

Meski peluit pertama Piala Dunia 2026 belum ditiup, gelombang protes dari para suporter sudah mulai memuncak. Melambungnya harga tiket, tarif hotel yang mencekik, hingga biaya parkir yang tak masuk akal di Amerika Serikat membuat perjalanan mendukung tim kesayangan kini menjadi beban finansial yang berat bagi para penggemar sepak bola.

Turnamen yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko ini memang menjanjikan kemegahan dengan 48 tim peserta. Namun, kenyataan pahit justru dirasakan suporter, terutama di 11 kota tuan rumah di Amerika Serikat.

Menonton event sepak bola sebesar Piala Dunia 2026 kini bukan sekadar mimpi, tapi mimpi buruk bagi dompet.

1. Harga Tiket yang ‘Melangit’

FIFA memang mengumumkan tiket fase grup dimulai dari 60 USD (sekitar Rp960 ribu). Namun, dengan sistem harga dinamis, angka itu bisa melonjak kapan saja. Untuk tiket final di Stadion MetLife, harganya bahkan mencapai 6.730 USD (sekitar Rp107 juta). Lebih gilanya lagi, di platform resale (penjualan kembali), empat tiket final pernah ditawarkan seharga 2,3 juta USD (Rp36,8 miliar), sementara kursi paling pojok di barisan paling atas pun dibanderol 138.000 USD (Rp2,2 miliar)

2. Tarif Hotel yang Mencekik

Berdasarkan data dari Lighthouse, harga rata-rata hotel di hari pertandingan sangat tidak ramah kantong. Di San Francisco, tarif per malam mencapai 254 USD, Houston 264 USD, dan yang paling parah di Boston yang menyentuh angka 662 USD (sekitar Rp10,6 juta) per malam. Seorang suporter asal Skotlandia mengaku harus merogoh kocek hingga 20.000 USD (Rp320 juta) hanya untuk mengikuti perjalanan timnasnya selama turnamen berlangsung.

3. Ongkos Transportasi Publik Naik Berkali Lipat

Kemudahan transportasi publik yang biasanya murah kini jadi mahal. Di New York-New Jersey, tiket kereta menuju Stadion MetLife yang biasanya hanya 12,90 USD, melonjak menjadi 105 USD (Rp1,6 juta) saat Piala Dunia. Di Boston, harga tiket kereta ke stadion naik empat kali lipat dari harga normal pertandingan NFL, yakni mencapai 80 USD.

4. Tarif Parkir Seharga Ponsel Pintar

Bagi suporter yang membawa kendaraan pribadi, bersiaplah gigit jari. Di Stadion SoFi (California), biaya parkir diperkirakan mencapai 300 USD (sekitar Rp4,8 juta) per mobil. Di Stadion MetLife, area parkir reguler bahkan ditiadakan, dan mal terdekat mengenakan tarif 225 USD (Rp3,6 juta) untuk satu slot parkir. Mirisnya, tiket parkir untuk laga final dikabarkan sudah habis terjual.

5. Biaya Logistik Antar Kota yang Melelahkan

Luasnya wilayah Amerika Utara memaksa suporter mengeluarkan biaya ekstra untuk tiket pesawat, sewa mobil, dan makanan selama masa tunggu antar pertandingan. Kurangnya akses transportasi publik di beberapa stadion yang terletak jauh dari pusat kota membuat suporter mau tidak mau harus merogoh kocek lebih dalam untuk transportasi daring atau sewa kendaraan.

Andrew Giuliani, pejabat berwenang untuk Piala Dunia di AS, mengibaratkan turnamen ini seperti menggelar “78 kali Super Bowl dalam 39 hari”. Skala yang masif ini memang rumit secara operasional, namun bagi suporter, Piala Dunia 2026 terancam menjadi edisi yang paling menguras kantong sepanjang sejarah.

Scr/Mashable





Don't Miss