Co-chairman Arsenal, Josh Kroenke, menegaskan bahwa perpanjangan kontrak Mikel Arteta merupakan “prioritas utama” klub pada bursa transfer musim panas ini. Kroenke menyatakan keyakinan penuhnya bahwa juru taktik asal Spanyol tersebut akan berkomitmen penuh demi masa depan jangka panjang di Emirates Stadium.
Manajemen The Gunners bergerak cepat untuk memagari masa depan Arteta. Langkah ini diambil setelah Josh Kroenke mengonfirmasi bahwa memperbarui masa bakti sang manajer menjadi target nomor satu yang harus segera diselesaikan klub.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut akan memasuki tahun terakhir dalam kontraknya saat ini pada musim panas mendatang. Hal inilah yang memicu urgensi dari pihak manajemen untuk segera merampungkan kesepakatan baru.
Kontrak baru ini juga menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Arteta dalam menyulap Arsenal kembali menjadi tim bermental juara.
Dalam sebuah pernyataan kepada NBC Sports terkait masa depan sang manajer, Josh Kroenke menegaskan kembali posisi teguh pihak klub.
“Mempertahankan Mikel adalah prioritas utama kami. Kabar baik bagi seluruh fans Arsenal di dunia adalah dia sangat menikmati proyek ini. Dia bahagia menghabiskan waktunya di sini. Sejak masih menjadi pemain hingga sekarang, dia adalah seorang The Gunners sejati,” ujar Kroenke.
Langkah masif untuk menyodorkan kontrak baru ini dilakukan setelah musim yang sangat bersejarah bagi klub. Mikel Arteta menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Arsenal menyudahi penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali merengkuh trofi Premier League.
Saat ini, tim Meriam London juga berada di ambang mencetak sejarah double-winner (dua gelar semusim). Mereka tengah bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di partai final Liga Champions.
Final ini menjadi bukti nyata dari revolusi budaya dan mentalitas kompetitif yang berhasil disuntikkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut ke dalam skuad Emirates.
Mikel Arteta Disebut Bakal Ikuti Jejak Legendaris Sir Alex Ferguson
Mantan pelatih Premier League, Tony Pulis, melayangkan pujian setinggi langit kepada manajemen Arsenal karena dinilai sangat sabar dalam memercayai proses bersama Mikel Arteta. Keberhasilan juru taktik asal Spanyol itu dalam membawa The Gunners menjuarai Liga Inggris dan menembus final Liga Champions membuat Pulis teringat akan perjalanan legendaris Sir Alex Ferguson bersama Manchester United.
Di masa lalu, Sir Alex sempat menghadapi tekanan yang luar biasa besar di Old Trafford sebelum akhirnya berhasil memenangkan trofi Piala FA pada musim 1989-1990. Trofi itulah yang menjadi batu pijakan Sir Alex dalam membangun dinasti kejayaan MU selama 26 tahun.
Pola yang mirip kini terlihat pada diri Arteta; ia sempat tertatih-tatih di awal masa jabatannya di Emirates Stadium, namun sekarang ia berada di ambang mencetak sejarah double-winner yang agung.
Berbicara kepada BOYLE Sports, Pulis sangat mengagumi visi jangka panjang yang dimiliki oleh jajaran petinggi Arsenal.
“Orang-orang di jajaran manajemen klub juga sangat layak mendapatkan kredit besar. Ketika Anda melihat sekeliling, banyak klub yang terus-menerus gonta-ganti pelatih, contohnya Chelsea. Sangat konyol melihat bagaimana mereka tidak memberikan waktu bagi seorang pelatih,” ujar Pulis.
“Arsenal memberikan Mikel Arteta waktu, mereka mendukungnya penuh. Arteta memang telah membelanjakan uang yang cukup banyak, dan dia hanya kurang beruntung saja sebelum ini. Mari kita berdoa agar dia juga bisa menjuarai Liga Champions untuk menutup musim yang luar biasa ini.”
Lebih lanjut, Pulis menilai Arteta memiliki potensi besar untuk membangun dinasti yang tak kalah hebat dari Sir Alex berkat kesabaran manajemen klub.
“Arteta akan masuk dalam buku sejarah, dan saya pikir dia sangat bisa dibandingkan dengan Sir Alex Ferguson di Manchester United. MU setia mendampingi Sir Alex dan dia akhirnya mampu membangun sebuah dinasti. Bedanya, Sir Alex butuh waktu lima tahun hanya untuk memenangkan Piala FA, sementara Mikel sekarang sudah berhasil memenangkan trofi terbesar di sepak bola Inggris (Premier League).”
“Jika Arteta bisa melangkah lebih jauh dan memenangkan trofi terbesar di Eropa (Liga Champions), maka itu akan sangat adil bagi dirinya dan juga bagi klub. Sebab, Arsenal adalah sebuah klub sepak bola yang luar biasa besar,” tambah Pulis.
Pertandingan final Liga Champions yang akan datang menjadi kesempatan emas bagi Arsenal untuk menaklukkan Eropa demi meraih trofi Si Kuping Besar pertama sepanjang sejarah klub. Kemenangan di laga tersebut tidak hanya akan mengukir nama Arteta dalam tinta emas sejarah sepak bola, tetapi juga menjadi buah manis dari kepercayaan mutlak yang diberikan oleh manajemen klub.
Scr/Mashable
















