Goda Juventus dan AC Milan, Legawa Dicoret Ancelotti dari Piala Dunia 2026

30.06.2026
Goda Juventus dan AC Milan, Legawa Dicoret Ancelotti dari Piala Dunia 2026
Goda Juventus dan AC Milan, Legawa Dicoret Ancelotti dari Piala Dunia 2026

Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, baru saja melempar kode keras terkait masa depannya. Striker asal Brasil ini membuka pintu lebar-lebar untuk mencicipi atmosfer Serie A Italia pada bursa transfer musim panas ini, di tengah rumor ketertarikan dua raksasa Italia, Juventus dan AC Milan.

Selain bicara soal masa depan, Jesus juga membuat pengakuan jujur terkait pencoretan dirinya dari skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 oleh pelatih Carlo Ancelotti.

Dalam beberapa pekan terakhir, media-media di Italia dan Inggris gencar memberitakan bahwa Juventus dan AC Milan tertarik untuk mengamankan tanda tangan striker berusia 29 tahun tersebut. Menanggapi rumor ini, Jesus tidak malu-malu mengungkapkan kecintaannya pada sepak bola Italia.

“Saya tumbuh besar dengan menyaksikan Serie A dan selalu bermimpi untuk bermain di Italia,” kata Gabriel Jesus kepada media Italia, Gazzetta.

Mantan pemain Manchester City ini bahkan mengenang momen indahnya saat bertanding di Stadion San Siro.

“Bisa mencetak dua gol di San Siro saat melawan Inter Milan rasanya seperti mewujudkan mimpi masa kecil. Mengenai masa depan, saya belum tahu. Saat ini saya tetap bekerja keras dan kita lihat saja apa yang akan terjadi bersama Arsenal,” imbuhnya.

Kedekatan dengan Calafiori dan Kontrak di Arsenal

Sepanjang musim 2025/2026, Gabriel Jesus tercatat mengemas 6 gol dari 27 penampilan di semua kompetisi bersama The Gunners. Kontraknya di London Utara sendiri baru akan habis pada Juni 2027.

Di luar lapangan, Jesus dikenal sebagai sosok yang ceria dan akrab dengan rekan-rekan setimnya, termasuk bek asal Italia, Riccardo Calafiori. Hubungan keduanya unik karena saling mengagumi budaya negara asal masing-masing.

“Saya ini orang yang ceria, suka bercanda dengan siapa saja, termasuk Calafiori yang bermain bersama saya di Arsenal. Calafiori itu sangat mencintai Brasil, sama seperti saya mencintai Italia. Sekarang dia sedang berada di Brasil, dia sering mengirimkan foto dan musik-musik Brasil ke saya,” ungkap Jesus.

Pengakuan Jujur Soal Carlo Ancelotti

Minimnya menit bermain bersama Arsenal di fase akhir musim 2025/2026 harus dibayar mahal oleh Jesus. Ia kehilangan tempat di skuad Timnas Brasil yang berlaga di Piala Dunia 2026. Kendati demikian, Jesus mengaku sama sekali tidak menaruh dendam kepada sang pelatih, Carlo Ancelotti.

“Saya merasa belakangan ini posisi saya memang tidak dekat untuk bisa menembus skuad utama,” akui sang striker secara jantan.

“Ada pemain lain yang sering dipanggil sepanjang tahun lalu, namun pada akhirnya tetap tercoret. Jadi, jika Anda bertanya kepada saya, ‘Apakah Anda layak masuk daftar skuad?’ Saya akan menjawab tidak.”

Jesus membeberkan bahwa komunikasi terakhirnya dengan Don Carlo terjadi pada awal tahun, saat performanya masih menanjak. Namun, situasi berubah drastis di akhir musim.

“Kami terakhir kali berbicara pada bulan Januari, saat saya sedang rutin mencetak gol. Sayangnya, saya tidak mendapatkan menit bermain di akhir musim. Sejujurnya, itulah alasan mengapa saya tidak layak tampil di Piala Dunia. Saya sangat memahami situasi ini.”

Di akhir wawancara, Jesus memberikan pujian setinggi langit bagi arsitek asal Italia tersebut.

“Semua orang harus menaruh rasa hormat kepada Ancelotti. Dia adalah pelatih tersukses. Hal yang paling membuat saya terkesan adalah cerita dari orang-orang yang pernah bekerja dengannya: dia sangat terbuka dan mampu mengubah tim menjadi sebuah keluarga,” pungkas Jesus.

Scr/Mashable





Don't Miss