Brasil mengalami pukulan besar ketika bek tengah Eder Militao kemungkinan besar akan absen di Piala Dunia 2026 karena cedera serius.
Menurut jurnalis Miguel Angel Diaz, kondisi Militao lebih serius dari yang diperkirakan sebelumnya. Pemain berusia 28 tahun itu mengalami kambuh cedera hamstring di kaki kirinya saat Real Madrid menang 2-1 atas Alaves pada 22 April. Tes medis selanjutnya mengkonfirmasi bahwa bekas luka lama telah robek lagi, sehingga ia harus menjalani operasi untuk perawatan lengkap.
Informasi ini berarti Militao tidak akan dapat berpartisipasi dalam kampanye Piala Dunia 2026. Ini merupakan pukulan besar bagi “Selecao” karena mereka bertujuan untuk menaklukkan gelar terbesar di planet ini. Perlu dicatat bahwa Militao adalah pemain kunci dalam pertahanan Brasil.
Menurut COPE, pengumuman awal Real Madrid cukup hati-hati, tetapi kenyataannya jauh lebih serius. “Militao harus menjalani operasi untuk cedera hamstring. Ini adalah akibat dari kambuhnya cedera yang dialaminya pada bulan Desember saat pertandingan melawan Celta Vigo. Dia dipastikan tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia,” ungkap jurnalis Diaz.
Bek tengah asal Brasil itu baru saja kembali beraksi setelah absen selama empat bulan dan telah tampil di perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich. Tim medis Real Madrid mencoba mengontrol waktu bermainnya untuk menghindari risiko, tetapi skenario terburuk tetap terjadi hanya beberapa pertandingan setelah ia kembali.
Militao diperkirakan akan menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan dan memulai proses pemulihan jangka panjang. Ia kemungkinan baru bisa kembali saat Real Madrid memasuki pramusim 2026/27. Bagi tim nasional Brasil, pelatih Carlo Ancelotti harus mempertimbangkan kembali strategi pertahanannya tanpa salah satu pemain terpentingnya.
Keputusan Bersejarah Brasil Jelang Piala Dunia 2026
Sementara itu, pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti tidak menampik kemungkinan memanggil kembali bek tengah berusia 41 tahun, Thiago Silva, untuk Piala Dunia 2026.
Silva belum tampil untuk tim nasional Brasil sejak kekalahan mereka dari Kroasia di perempat final Piala Dunia 2022. Namun, dengan Piala Dunia berikutnya yang semakin dekat, Ancelotti telah menunjukkan bahwa ia bersedia memberikan kesempatan kepada pemain berpengalaman jika mereka mempertahankan performa tingkat tinggi mereka.
Berbicara kepada pers, Ancelotti menegaskan: “Saya tidak pernah melihat tanggal lahir di paspor. Semua pemain Brasil bisa bermimpi untuk masuk dalam daftar pemain Piala Dunia. Tidak masalah jika usianya 41 tahun. Jika dia layak berada di turnamen tersebut, Silva akan ada di sana. Lihatlah Paolo Maldini, yang hampir berusia 39 tahun ketika memenangkan Liga Champions, atau Luka Modric, yang sekarang berusia 40 tahun.”
Pelatih Ancelotti tidak hanya menghargai kemampuan teknis Silva, tetapi ia juga percaya bahwa Silva memiliki kecerdasan taktis dan kualitas kepemimpinan untuk menjadi pelatih di masa depan. Bek tengah itu bahkan telah mulai mempersiapkan karier kepelatihannya setelah pensiun.
Jika Silva dipanggil, Brasil akan memiliki pemain tertua dalam sejarah yang berpartisipasi di Piala Dunia. Rekor sebelumnya dipegang oleh Dani Alves (39 tahun dan 210 hari) di Piala Dunia 2022.
Dengan tim nasional Brasil yang sedang menjalani proses peremajaan, kehadiran pemain berpengalaman seperti Silva dapat memberikan nilai tambah yang signifikan dalam hal ketenangan dan stabilitas, terutama dalam pertandingan babak gugur.
Scr/Mashable
















