Charles De Ketelaere menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian di Piala Dunia 2026.
Gelandang serang tim nasional Belgia itu tampil impresif dengan membawa Red Devils melaju ke babak delapan besar, termasuk lewat dua gol yang dicetaknya saat mengalahkan Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar.
Lahir di Brugge, Belgia, pada 10 Maret 2001, De Ketelaere kini berusia 25 tahun. Dengan tinggi badan mencapai 1,92 meter, ia memiliki postur ideal untuk seorang gelandang serang modern.
Meski berposisi utama sebagai attacking midfielder, pemain berkaki kiri ini juga mampu dimainkan sebagai penyerang tengah maupun sayap kanan berkat kemampuan teknis dan visi bermainnya yang baik.
Karier sepak bola De Ketelaere dimulai dari akademi Club Brugge. Ia menembus tim junior klub tersebut sebelum dipromosikan ke tim utama pada 2019.
Bersama Club Brugge, namanya mulai dikenal sebagai salah satu talenta terbaik Belgia. Ia membantu klub meraih tiga gelar Liga Belgia dan dua trofi Piala Super Belgia, sekaligus menyabet penghargaan Player of the Season.
Performa gemilangnya menarik perhatian raksasa Italia, AC Milan. Pada Agustus 2022, Rossoneri merekrut De Ketelaere dengan nilai transfer sekitar 37,5 juta euro, menjadikannya salah satu pembelian termahal klub saat itu.
Namun, perjalanan di San Siro tidak berjalan sesuai harapan. Kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Serie A membuatnya gagal menunjukkan performa terbaik selama musim pertamanya.
Melihat potensinya yang belum sepenuhnya berkembang, AC Milan meminjamkan De Ketelaere ke Atalanta pada Agustus 2023 dengan biaya peminjaman sekitar 3 juta euro. Keputusan tersebut menjadi titik balik kariernya.
Di bawah arahan Gian Piero Gasperini, ia kembali menemukan kepercayaan diri dan menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Atalanta.
Penampilan konsisten itu membuat Atalanta mengaktifkan opsi pembelian permanen pada 1 Juli 2024 dengan nilai transfer sekitar 23,7 juta euro. De Ketelaere kemudian menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2028 dan terus menjadi bagian penting dari skuad La Dea di kompetisi Serie A.
Kesuksesannya bersama Atalanta juga dibuktikan dengan raihan gelar Liga Europa, salah satu pencapaian terbesar dalam karier klub asal Bergamo tersebut. Berkat performa stabilnya, nilai pasar De Ketelaere kini berada di angka 30 juta euro, meski sempat menyentuh rekor tertinggi 38 juta euro pada Desember 2024.
Di level internasional, De Ketelaere telah menjadi andalan tim nasional Belgia. Hingga Mei 2026, ia telah mencatatkan 34 penampilan dengan torehan delapan gol bersama Red Devils. Pada Piala Dunia 2026, kontribusinya semakin terasa.
Dari empat pertandingan yang telah dijalani, ia mengoleksi dua gol dan satu assist, tanpa menerima kartu kuning maupun kartu merah. Ia juga selalu dipercaya menjadi starter dalam sebagian besar pertandingan Belgia.
Kemampuan De Ketelaere membaca ruang, menciptakan peluang, dan menyelesaikan serangan membuatnya menjadi salah satu pemain paling berbahaya dalam skuad Belgia saat ini. Didukung postur tinggi, teknik olah bola, serta ketenangan di depan gawang, ia mampu memberikan ancaman baik melalui umpan maupun penyelesaian akhir.
Setelah sempat mengalami masa sulit bersama AC Milan, Charles De Ketelaere kini berhasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik Belgia.
Penampilan gemilangnya di Atalanta dan Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa ia telah berkembang menjadi pemain matang yang siap memimpin generasi baru Red Devils dalam persaingan di level tertinggi sepak bola dunia.
Scr/Mashable















