Skotlandia Akhiri Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia, Gol John McGinn Bawa Tartan Army Puncaki Grup Neraka

14.06.2026
Skotlandia Akhiri Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia, Gol John McGinn Bawa Tartan Army Puncaki Grup Neraka
Skotlandia Akhiri Kutukan 36 Tahun di Piala Dunia, Gol John McGinn Bawa Tartan Army Puncaki Grup Neraka

Penantian panjang selama 36 tahun akhirnya berakhir. Timnas Skotlandia meraih kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia sejak 1990 setelah menundukkan Haiti 1-0 pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Amerika Serikat, Minggu (14/6) pagi WIB.

Gol tunggal kapten John McGinn menjadi penentu kemenangan bersejarah yang tidak hanya mengakhiri puasa kemenangan Skotlandia di panggung terbesar sepak bola dunia, tetapi juga membawa Tartan Army memuncaki klasemen sementara Grup C yang dihuni sejumlah tim kuat seperti Brasil dan Maroko.

Hasil ini terasa semakin manis karena diraih beberapa jam setelah duel Brasil kontra Maroko berakhir imbang 1-1 di New Jersey. Dengan koleksi tiga poin, Skotlandia kini berada di posisi teratas grup yang banyak disebut sebagai salah satu grup paling berat di Piala Dunia 2026.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Haiti yang datang sebagai underdog justru mampu memberikan tekanan dan beberapa kali merepotkan lini belakang Skotlandia.

Namun momentum datang pada menit ke-28. Berawal dari pergerakan Ché Adams yang menusuk ke jantung pertahanan Haiti, bola kemudian mengarah ke John McGinn.

Gelandang Aston Villa itu melepaskan tembakan yang tidak terlalu sempurna, tetapi cukup untuk menaklukkan kiper Johny Placide dan mengubah skor menjadi 1-0.

Gol tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar keunggulan.

Itu merupakan gol Piala Dunia pertama Skotlandia dalam 10.244 hari atau hampir 28 tahun sejak Craig Burley mencetak gol terakhir mereka di turnamen ini pada edisi 1998.

Tak heran ribuan pendukung Tartan Army yang memadati stadion langsung meledak dalam euforia. Momen yang telah lama dinanti akhirnya tiba.

Haiti Memberi Perlawanan Sengit

Meski tertinggal, Haiti tidak menyerah. Bahkan dalam beberapa periode pertandingan mereka tampil lebih agresif dibanding Skotlandia.

Statistik menunjukkan Haiti unggul dalam penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen milik Skotlandia. Haiti juga mencatatkan 15 percobaan tembakan, jauh lebih banyak dibanding sembilan milik lawan.

Pada menit ke-17, Scott McTominay hampir membawa Skotlandia unggul lebih cepat. Tembakan melengkung gelandang Napoli itu membentur tiang gawang saat kiper Haiti sudah tidak mampu menjangkaunya.

Haiti kemudian membalas lewat sejumlah serangan berbahaya. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-34 ketika tembakan Providence membuat kiper Angus Gunn gagal menangkap bola dengan sempurna. Beruntung bagi Skotlandia, Jack Hendry melakukan penyelamatan krusial sebelum Wilson Isidor menyambar bola liar di depan gawang.

Memasuki babak kedua, tekanan Haiti semakin meningkat. Serangan demi serangan terus dilancarkan, terutama melalui Providence yang menjadi ancaman utama di sektor sayap.

Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, Haiti nyaris menghancurkan pesta Skotlandia.

Peluang emas hadir pada menit ke-85. Umpan silang akurat dari sisi kanan berhasil disambut Frantzdy Pierrot yang memenangkan duel udara di kotak penalti.

Seluruh pendukung Skotlandia sempat menahan napas ketika bola meluncur ke arah gawang. Namun sundulan sang striker melenceng tipis dari tiang.

Itu menjadi peluang terbaik Haiti sepanjang pertandingan sekaligus momen yang hampir menggagalkan kemenangan bersejarah Skotlandia.

Hingga tambahan waktu enam menit berakhir, Haiti terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Namun pertahanan Skotlandia mampu bertahan dan mengamankan tiga poin berharga.

Kemenangan atas Haiti bisa menjadi salah satu hasil terpenting dalam sejarah modern sepak bola Skotlandia.

Sebelum laga ini, banyak pengamat menilai Skotlandia wajib meraih tiga poin karena dua pertandingan berikutnya akan jauh lebih berat melawan Maroko dan Brasil.

Seandainya hanya bermain imbang, pasukan Steve Clarke kemungkinan besar harus mengalahkan salah satu dari dua raksasa tersebut untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Kini situasinya berubah. Dengan tiga poin di tangan dan posisi puncak klasemen, Skotlandia memiliki peluang nyata untuk menciptakan sejarah baru: lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Klasemen Sementara Grup C

  1. Skotlandia – 3 poin
  2. Brasil – 1 poin
  3. Maroko – 1 poin
  4. Haiti – 0 poin

Kemenangan tipis atas Haiti mungkin tidak diraih dengan permainan yang sempurna. Namun bagi Skotlandia, hasil akhir jauh lebih penting daripada penampilan.

Setelah menunggu selama 36 tahun, Tartan Army akhirnya kembali merasakan manisnya kemenangan di Piala Dunia. Kini mimpi yang lebih besar mulai terlihat di depan mata: melangkah ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Scr/Mashable





Don't Miss