Mohamed Salah dikeluarkan dari skuad Liverpool setelah apa yang digambarkan sebagai perdebatan panas dan menegangkan antara sang pemain dan staf pelatih.
Media Inggris dengan suara bulat mengonfirmasi bahwa klub memutuskan untuk menghukum Salah. Ia dikeluarkan dari skuad untuk pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan pada dini hari tanggal 10 Desember, dan tidak ikut terbang bersama tim ke Italia. Salah kemungkinan akan tetap dikeluarkan dari skuad untuk pertandingan Liga Premier melawan Brighton akhir pekan ini.
Dewan direksi Liverpool, termasuk pemiliknya, FSG, dilaporkan terkejut dengan kritik publik Salah terhadap klub tersebut dalam konferensi pers di Elland Road. Bintang Mesir itu menuduh dirinya “dipermalukan”, menyiratkan perlakuan tidak adil dari Slot.
Wawancara yang mengejutkan itu terjadi tak lama setelah Liverpool bermain imbang 3-3 dengan Leeds United di pekan ke-15 Liga Primer Inggris pada 7 Desember. Alih-alih berfokus pada hasil pertandingan, opini publik justru teralihkan oleh kontroversi internal yang muncul akibat ulah Salah.
Situasinya menjadi lebih rumit ketika penyerang berusia 33 tahun itu akan bergabung dengan tim Mesir untuk Piala Afrika 2025, yang membuat pertanyaan “kapan dia akan mengenakan seragam Liverpool lagi” menjadi semakin samar.
Di tengah gejolak di Anfield, raksasa Liga Pro Saudi tersebut dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Salah ke Timur Tengah pada bursa transfer Januari 2026. Para pemilik klub Arab Saudi yakin ini adalah kesempatan emas untuk mengamankan tanda tangan Salah.
Arab Saudi Turunkan Tawaran Harga Mohamed Salah usai Wawancara Kontroversial soal Liverpool dan Arne Slot
Klub Liga Pro Saudi Al Hilal siap merekrut Mohamed Salah pada bulan Januari menyusul komentar mengejutkan bintang Mesir itu tentang Liverpool.
Salah telah menjadi incaran utama sepak bola Arab Saudi selama bertahun-tahun, yang menganggapnya sebagai penerus sempurna Cristiano Ronaldo dalam hal pengaruh dan karisma. Al Hilal, yang merekrut Darwin Nunez dari Liverpool musim panas lalu, dianggap sebagai kandidat paling menjanjikan untuk kesepakatan tersebut.
Namun, menurut Daily Mail , biaya transfer diperkirakan jauh lebih rendah daripada £150 juta yang ditawarkan Liga Pro Saudi kepada Liverpool dua tahun lalu. Salah kini sudah tua, performanya menurun, dan hubungannya dengan dewan direksi Liverpool juga memburuk, membuat klub-klub Arab Saudi yakin akan mendapatkan kesepakatan “murah”.
Di usia 33 tahun, Salah sedang menjalani masa-masa sulit di Anfield. Dalam tiga pertandingan terakhir, ia hanya duduk di bangku cadangan dan masuk sebagai pemain pengganti. Setelah hasil imbang 3-3 dengan Leeds pada 7 Desember, Salah mengejutkan dunia ketika ia secara terbuka mengkritik pelatih Arne Slot dan jajaran direksi Liverpool, mengklaim bahwa ia telah “ditendang keluar” dan “tidak lagi dihormati seperti sebelumnya”.
Salah bahkan mengisyaratkan bahwa pertandingan melawan Brighton di Anfield pada 13 Desember bisa menjadi pertandingan terakhirnya mengenakan seragam Liverpool.
Segera setelah pertandingan ini, Salah akan bergabung dengan tim Mesir untuk menghadiri CAN 2025 dan baru akan kembali ke Inggris pada pertengahan Januari, ketika ia dapat sepenuhnya menyelesaikan kepindahannya ke Liga Pro Saudi.
Scr/Mashable















