TransTRACK Perkuat Keselamatan Kejurnas Sprint Rally Sumut 2026 dengan Teknologi Lokal Real-Time

16.04.2026
TransTRACK Perkuat Keselamatan Kejurnas Sprint Rally Sumut 2026 dengan Teknologi Lokal Real-Time
TransTRACK Perkuat Keselamatan Kejurnas Sprint Rally Sumut 2026 dengan Teknologi Lokal Real-Time

Standar keselamatan dunia motorsport Indonesia kini memasuki era digitalisasi yang lebih mutakhir. TransTRACK, perusahaan tech enabler yang berfokus pada digitalisasi operasional armada, kembali mengukuhkan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan di lintasan balap.

Melalui ajang Sprint Rally Sumut 2026 yang menjadi Putaran I Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally, TransTRACK mendukung penuh Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Komplek Sport Centre Sumut, Deli Serdang (11-12 April 2026).

Langkah strategis ini bukan sekadar bentuk sponsor, melainkan implementasi nyata dari Rally Tracking System berbasis teknologi lokal. Sistem canggih ini memungkinkan pemantauan posisi kendaraan reli secara real-time setiap detik, sebuah inovasi yang menjadi jawaban atas tantangan keselamatan di medan reli yang dikenal ekstrem dan penuh risiko.

Inovasi Lokal dengan Standar Internasional

Sejak diperkenalkan pada Sumatera Utara Rally 2024, teknologi TransTRACK terus berevolusi. Fitur utama yang diusung meliputi tombol darurat instan seperti SOS, OK, Fire, dan Blocked Road.

Fitur ini memungkinkan pembalap maupun navigator untuk mengirimkan sinyal darurat secara instan kepada panitia, sehingga respons terhadap insiden di lintasan dapat dilakukan dalam hitungan detik.

Anggia Meisesari, Founder dan CEO TransTRACK, menegaskan bahwa pengembangan ini dilakukan untuk menjawab kompleksitas industri motorsport.

“Komitmen kami adalah menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh peserta menjadi prioritas utama,” ungkap Anggia.

Transformasi Monitoring: Dari Radio Manual ke Data Digital

Pimpinan Perlombaan Kejurnas Sprint Rally, Poedio Oetojo, yang telah berkecimpung di dunia reli sejak 1978, memberikan perspektif mengenai kemajuan besar ini.

Poedio mengisahkan bagaimana di masa lalu, panitia hanya mengandalkan radio point di setiap beberapa kilometer. Jika terjadi insiden di antara titik-titik tersebut, bantuan tidak bisa datang dengan cepat.

“Dengan tracking system dari TransTRACK saat ini, panitia dapat memantau pergerakan peserta secara real-time. Kami bisa merespons insiden lebih cepat dan memastikan peserta tetap di rute yang benar.

Ini adalah lompatan besar bagi penyelenggaraan reli di Indonesia,” jelas Poedio. Hal senada disampaikan oleh Adi Wibowo, Chief Steward IMI Pusat, yang menyebut teknologi ini selevel dengan WRC (World Rally Championship) dalam hal akurasi data kecepatan dan posisi.

Suara dari Lintasan: Keselamatan sebagai Modal Utama

Bagi para atlet, teknologi ini memberikan rasa aman yang meningkatkan kepercayaan diri saat memacu kendaraan. M. Herkusuma (Heru), Co-driver Dewa United Motorsport, menegaskan bahwa keselamatan adalah nomor satu.

“Informasi bisa lebih cepat diterima dan kita bisa mengantisipasi kecelakaan dengan lebih baik. Harapan kami, device lokal ini terus dikembangkan hingga mendapat approval dari FIA untuk level internasional seperti WRC Indonesia nantinya,” kata Heru.

Pengembangan Rally Tracking System ini tidak hanya menyasar aspek keselamatan, tetapi juga menjamin transparansi perlombaan melalui akurasi rute dan penyediaan data performa yang komprehensif.

Melalui sinergi berkelanjutan dengan IMI, TransTRACK optimis bahwa teknologi lokal ini akan menjadi standar baru yang membawa industri motorsport Indonesia bersaing di kancah global.

Scr/Mashable




Don't Miss