Sebut Lionel Messi Nomor Satu Sepanjang Masa, Legenda Inggris Di-unfollow Cristiano Ronaldo

20.04.2026
Sebut Lionel Messi Nomor Satu Sepanjang Masa, Legenda Inggris Di-unfollow Cristiano Ronaldo
Sebut Lionel Messi Nomor Satu Sepanjang Masa, Legenda Inggris Di-unfollow Cristiano Ronaldo

Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo berhenti mengikuti akun Instagram-nya karena Ronaldo berpendapat bahwa Lionel Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa.

Dalam podcast The Rest Is Football, Lineker mengatakan setengah bercanda, setengah serius: “Ronaldo tidak terlalu menyukai saya. Saya tidak melakukan apa pun untuk menyinggung perasaannya, selain selalu jujur ​​dan mengatakan Messi adalah pemain yang lebih hebat. Dan kemudian dia berhenti mengikuti saya di media sosial. Tapi tidak apa-apa, saya akan melupakannya.”

Komentar Lineker membuat mantan legenda sepak bola Alan Shearer dan Micah Richards tertawa. Lineker bahkan mengirim pesan kepada Ronaldo: “Aku selalu menyukainya. Kami sudah bertemu berkali-kali. Aku tahu dia tidak senang denganku, tapi tidak apa-apa. Cristiano, hubungi aku, kita berteman lagi.”

Perdebatan “GOAT” (Greatest Of All Time/Pemain Terbaik Sepanjang Masa) antara Messi dan Ronaldo telah berlangsung hampir dua dekade, sejak kedua superstar tersebut masih menjadi rival saat bermain untuk Barcelona dan Manchester United. Saat ini Messi memiliki 8 penghargaan Ballon d’Or, sementara Ronaldo memiliki 5, tetapi Messi sedikit unggul dalam mencetak gol dan hampir mencapai 1.000 gol.

Sebelumnya, Lineker menimbulkan kontroversi ketika ia menyebutkan “Mount Rushmore” sepak bola dunia (kira-kira diterjemahkan: empat legenda terhebat) dengan empat nama: Pele, Diego Maradona, Messi, dan Ronaldo Nazario, tetapi tidak termasuk Ronaldo.

Meskipun demikian, Lineker selalu mempertahankan pendapat yang konsisten: “Messi adalah pemain terhebat sepanjang masa di mata saya.” Dan jelas, pernyataan itu tidak mudah diterima oleh semua orang, terutama Ronaldo.

Cristiano Ronaldo Perlu 20 Kali Berlatih Lebih Keras untuk Mencapai Level Lionel Messi

Mantan pelatih Chelsea dan tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari percaya bahwa Lionel Messi adalah seorang jenius sejak lahir, sementara Cristiano Ronaldo mencapai puncak kariernya melalui latihan yang ketat, mengulang setiap keterampilan puluhan kali sehari.

Dalam sebuah wawancara dengan Super Deportivo Radio, pelatih veteran Luiz Felipe Scolari menawarkan perspektif yang menarik ketika membandingkan dua ikon terbesar sepak bola kontemporer: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo .

Menurut ahli strategi asal Brasil tersebut, perbedaan antara kedua superstar itu tidak hanya terletak pada gaya bermain mereka, tetapi juga pada fondasi alami dan perjalanan perkembangan mereka.

“Messi terlahir sebagai superstar, seorang jenius sejak lahir,” kata Scolari.

Ia menekankan bahwa apa yang ditunjukkan pemain Argentina itu di lapangan datang secara alami, hampir naluriah.

Sebaliknya, Cristiano Ronaldo digambarkan sebagai lambang kerja keras. Scolari berpendapat bahwa untuk mencapai level yang sama, CR7 harus menjalani proses pelatihan yang jauh lebih ketat.

“Untuk melakukan apa yang dilakukan Messi, Ronaldo harus berlatih 20 kali sehari,” katanya.

Penilaian ini sebagian mencerminkan dua jalur berbeda menuju puncak. Messi sering dipandang sebagai pemain yang memiliki keterampilan teknis luar biasa, kontrol bola, dan kesadaran spasial sejak usia sangat muda.

Sementara itu, Ronaldo membangun kariernya berdasarkan disiplin, kebugaran fisik, dan kemauan yang tak kenal lelah untuk terus meningkatkan diri.

Terlepas dari titik awal mereka yang berbeda, keduanya mencapai puncak sepak bola dunia dan mempertahankan performa mereka untuk jangka waktu yang sangat lama. Prestasi individu dan tim Messi dan Ronaldo, bersama dengan pengaruh global mereka, telah membentuk era unik dalam sepak bola modern.

Perspektif Scolari tidak bertujuan untuk meremehkan siapa pun, melainkan untuk menyoroti dua jalur yang berlawanan menuju kesuksesan: kejeniusan bawaan dan usaha luar biasa. Dan pada puncaknya, kedua jalur tersebut mengarah ke tujuan yang sama: legenda.

Scr/Mashable





Don't Miss