Xabi Alonso telah resmi diumumkan sebagai manajer baru Chelsea. Spekulasi mengenai bagaimana wajah skuad utama The Blues di bawah asuhannya pun langsung menjadi perbincangan hangat.
Chelsea sendiri akan menyudahi kampanye musim 2025/2026 bersama Calum McFarlane sebagai pelatih interim. Performa tim dalam beberapa laga terakhir menunjukkan grafik peningkatan, jika dibandingkan dengan laga-laga akhir saat masih ditangani oleh Liam Rosenior.
Dalam dua pertandingan terakhir, termasuk saat berlaga di final Piala FA, Chelsea tampil menggunakan formasi tiga bek. Strategi ini terbukti ampuh membuat mereka memberikan perlawanan sengit dan tampil ‘luar biasa’ saat menghadapi Manchester City.
Xabi Alonso Tak Melulu Terpaku pada Formasi 3 Bek
Sistem tiga bek belakangan ini memang menghadirkan kesuksesan instan bagi Chelsea. Menariknya, formasi ini juga merupakan senjata andalan yang digunakan Alonso saat membawa Bayer Leverkusen meraih kejayaan.
Namun, Alonso tidak menggunakan taktik tersebut selama masa bakti singkatnya di Real Madrid. Jurnalis terkemuka, Kaveh Solhekol, meyakini bahwa pria asal Spanyol tersebut tidak akan terpaku pada satu formasi saja saat tiba di Stamford Bridge nanti.
“Alonso tidak akan terpaku dengan formasi tiga bek di Chelsea. Dia memakai sistem itu di Bayer Leverkusen hanya karena sangat cocok dengan karakteristik pemain yang dia miliki saat itu. Dia juga sangat nyaman bermain dengan pola empat bek. Chelsea akan tampil dengan berbagai formasi berbeda di bawah arahannya,” ungkap Solhekol.
Jika Alonso memilih bereksperimen dengan taktik lain, Reece James dinilai sangat cocok untuk memegang peran kunci. James diprediksi akan mengemban tugas seperti Alejandro Grimaldo di Leverkusen, alih-alih menjadi bek sayap murni yang dituntut terus berlari kencang seperti Jeremie Frimpong.
Respons Skuad Chelsea dan Rencana Transfer Alonso
Para penggawa The Blues dikabarkan sangat antusias menyambut kedatangan Alonso. Meski begitu, ruang ganti Chelsea tentu sangat mendambakan konsistensi setelah ruang kemudi tim berulang kali mengalami pergantian nahkoda.
Alonso dilaporkan ingin membangun fondasi tim barunya di sekitar Enzo Fernandez dan Marc Cucurella. Komitmen ini muncul di tengah derasnya rumor yang menyebutkan bahwa kedua pemain tersebut berpeluang hijrah ke Spanyol pada bursa transfer musim panas ini.
Di sisi lain, kehadiran Alonso mungkin menjadi sinyal waspada bagi para bek tengah Chelsea saat ini. Pasalnya, beredar kabar bahwa Alonso ingin langsung mendatangkan dua bek baru pada jendela transfer pertamanya.
Kendati demikian, Levi Colwill tampaknya tidak perlu risau. Penampilan apiknya dalam dua laga terakhir sebagai starter menjadi pengingat tepat waktu bagi Alonso akan kualitas luar biasa yang dimiliki sang bek muda.
Kelakuan Xabi Alonso di Media Sosial Sebelum Resmi Diumumkan Sebagai Manajer Baru Chelsea
Chelsea kini telah resmi mengumumkan bahwa Alonso akan memimpin skuad mulai awal musim depan. Keputusan ini pun disambut dengan sangat positif oleh para pemain.
Namun, beberapa saat sebelum rilis resmi dari pihak klub keluar, Alonso kedapatan mengunggah sebuah cerita (story) di akun X (Twitter) pribadinya yang menyatakan bahwa ia akan menjadi manajer baru Chelsea.
Unggahan yang kini telah dihapus tersebut sempat terekam dan disebarkan oleh sejumlah jurnalis senior, termasuk Henry Winter. Melalui akunnya, Winter menulis: “Semoga sukses untuk Xabi Alonso di Chelsea. Dia akan membawa otoritas dan rasa percaya diri ke dalam tim.”
Dalam unggahannya yang sempat bocor itu, Alonso menyatakan rasa antusiasnya untuk segera bekerja di Stamford Bridge. Ia juga mengingatkan semua orang bahwa The Blues tetaplah salah satu klub terbesar di sepak bola dunia.
Bagi sebagian besar suporter, Chelsea dinilai telah berhasil merekrut manajer terbaik yang tersedia di pasar transfer musim panas ini. Nama Alonso dianggap jauh lebih menjanjikan ketimbang Andoni Iraola atau Marco Silva yang sempat diragukan kapasitasnya untuk menangani klub selevel Chelsea.
Alonso meyakini bahwa skuad Chelsea saat ini sebenarnya sudah memiliki fondasi kuat untuk menjadi juara. Kendati demikian, segalanya akan sangat bergantung pada pergerakan klub di bursa transfer musim panas nanti.Pelatih berusia 44 tahun itu dikabarkan langsung memasang badan dan memveto segala rencana untuk menjual Joao Pedro, yang saat ini tengah gencar diburu oleh Barcelona.
Sementara untuk urusan belanja pemain, Alonso mendesak manajemen untuk mendatangkan dua bek tengah baru guna memperdalam kedalaman skuad. Tambahan amunisi di lini belakang ini sengaja dipersiapkan agar Chelsea bisa bermain dengan formasi tiga bek secara reguler.
Strategi tiga bek ini sendiri sudah diterapkan Chelsea dalam dua laga terakhir mereka. Hasilnya, performa tim terlihat jauh lebih solid ketimbang pekan-pekan sebelumnya saat mereka terus-menerus menelan kekalahan di Liga Inggris.
Scr/Mashable















