Setelah bertahun-tahun menjadi sosok misterius yang hanya diceritakan melalui kenangan dan warisan yang ditinggalkannya, kini Faye akhirnya mendapatkan panggung utama.
Santa Monica Studio secara resmi memperkenalkan God of War Laufey, seri terbaru dari franchise God of War yang akan membawa pemain mengikuti perjalanan Laufey, atau yang lebih dikenal sebagai Faye, istri Kratos dan ibu dari Atreus.
Tidak hanya menghadirkan cerita baru, game ini juga menjanjikan eksplorasi dunia yang belum pernah dijelajahi sebelumnya dalam semesta God of War.
Faye Bangkit dari Kematian dan Memulai Petualangan Baru
Cerita God of War Laufey dimulai setelah kematian Faye. Namun alih-alih berakhir, perjalanan hidupnya justru memasuki babak yang sama sekali baru.
Faye terbangun di sebuah wilayah asing yang dikenal sebagai The Everywhen, sebuah dimensi misterius yang menjadi tempat berkumpulnya para dewa dari berbagai mitologi setelah kematian mereka.
Situasi menjadi semakin rumit ketika Faye menyadari bahwa rencana yang selama ini ia siapkan untuk melindungi Kratos dan Atreus ternyata berada dalam ancaman besar.
Demi menyelamatkan keluarganya, Faye harus menembus berbagai bahaya di dunia yang dipenuhi sihir kuno, makhluk legendaris, serta para dewa yang saling berebut kekuasaan.
Konsep cerita ini menghadirkan perspektif baru dalam seri God of War. Jika sebelumnya pemain berfokus pada hubungan Kratos dan Atreus, kini perhatian beralih kepada sosok perempuan tangguh yang selama ini menjadi fondasi penting dalam kisah keluarga tersebut.
The Everywhen, Dunia Baru yang Menghubungkan Berbagai Mitologi
Salah satu aspek paling menarik dari God of War Laufey adalah hadirnya The Everywhen.
Dalam lore terbaru yang diperkenalkan Santa Monica Studio, The Everywhen digambarkan sebagai asal sekaligus tujuan akhir dari seluruh kekuatan sihir di berbagai dunia. Tempat ini berada di atas alam-alam yang selama ini dikenal dalam saga Yunani maupun Nordik.
Di lokasi inilah para dewa dari berbagai kepercayaan dan mitologi bertemu. Namun pertemuan tersebut tidak selalu berlangsung damai.
Trailer perdana memperlihatkan kemunculan beberapa dewa baru seperti Sekhmet dan Begtse yang tampaknya akan menjadi tantangan besar bagi Faye sepanjang perjalanan.
Kehadiran karakter-karakter dari berbagai mitologi juga mengisyaratkan bahwa Santa Monica Studio sedang memperluas cakupan dunia God of War ke level yang jauh lebih besar dibandingkan seri sebelumnya.
Gameplay Lebih Cepat dan Agresif
Dari sisi gameplay, God of War Laufey tetap mempertahankan DNA utama franchise yang terkenal dengan pertarungan brutal dan sinematik.
Namun kali ini Santa Monica Studio memberikan sentuhan berbeda dengan menghadirkan gaya bertarung yang lebih lincah dan agresif.
Faye mampu bergerak secara bebas antara pertempuran darat dan udara tanpa mengurangi tempo pertarungan. Mobilitas tinggi tersebut membuat gameplay terasa lebih cepat dibandingkan gaya bertarung Kratos dalam saga Nordik.
Pengembang menyebut sistem pertarungan terbaru ini menggabungkan kecepatan khas era Yunani dengan pendekatan eksplorasi dan pembangunan karakter yang diperkenalkan pada era Nordik.
Hasilnya adalah pengalaman bermain yang terasa familiar bagi penggemar lama sekaligus menawarkan sensasi baru bagi pemain generasi saat ini.
Pedang Legendaris dan Kekuatan Jiwa Milik Faye
Sebagai mantan pemilik Leviathan Axe, Faye bukanlah petarung biasa.
Dalam petualangannya di The Everywhen, ia akan memperoleh sebuah pedang legendaris yang menjadi senjata utama selama permainan berlangsung.
Berbeda dengan kapak milik Kratos, senjata ini berfokus pada kecepatan, kontrol, dan serangan beruntun yang memungkinkan pemain menciptakan kombinasi serangan mematikan.
Selain itu, Faye juga memiliki kemampuan unik sebagai Golden Hand of the Jötnar atau pelindung terkuat bangsa raksasa Jötunheim.
Kekuatan tersebut memungkinkannya memanipulasi jiwa musuh. Dalam pertarungan, Faye dapat memisahkan jiwa dari tubuh lawan, lalu menggunakannya untuk menciptakan combo, menyerang musuh lain, hingga menghasilkan efek strategis yang belum pernah hadir dalam seri God of War sebelumnya.
Ditemani Karakter Baru dalam Perjalanan
Faye tidak akan berjuang sendirian. Dalam petualangannya, ia ditemani dua karakter baru yaitu Phranque dan Rue.
Phranque digambarkan sebagai kubus kosmik yang memiliki sifat setia dan selalu berusaha melindungi teman-temannya. Sementara Rue merupakan penjaga sebuah pedang sakti yang memiliki kekuatan luar biasa.
Keduanya akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Faye menelusuri misteri The Everywhen dan menghadapi ancaman yang mengintai di setiap sudut dunia tersebut.
Dengan menjadikan Faye sebagai karakter utama, memperkenalkan dunia baru bernama The Everywhen, serta menghadirkan dewa-dewa dari berbagai mitologi, game ini berpotensi membuka era baru bagi semesta God of War.
Scr/Mashable




















