Buat Anda yang pernah bermimpi menjadi pilot atau sekadar ingin merasakan sensasi menerbangkan pesawat tanpa keluar rumah, ada fitur menarik yang mungkin belum banyak diketahui di Google Earth.
Platform peta digital milik Google ini ternyata memiliki fitur Flight Simulator atau simulator penerbangan yang memungkinkan pengguna menjelajahi dunia dari udara secara virtual.
Fitur ini menawarkan pengalaman terbang yang cukup seru untuk pengguna kasual. Anda bisa melihat berbagai wilayah di dunia dari perspektif kokpit pesawat, mulai dari pegunungan, kota metropolitan, hingga lautan luas.
Google Earth Flight Simulator Hanya Tersedia di Versi Web
Sebelum mencoba, ada hal penting yang perlu diketahui. Simulator penerbangan ini hanya tersedia di Google Earth versi web, sehingga pengguna harus mengaksesnya melalui browser di komputer atau laptop. Artinya, fitur ini belum tersedia untuk smartphone Android maupun iPhone.
Google juga menjelaskan bahwa simulasi ini dibuat untuk eksplorasi santai, bukan untuk meniru fisika penerbangan secara realistis seperti simulator profesional. Jadi, jangan berharap mendapatkan simulasi aerodinamika tingkat tinggi seperti di software aviasi premium.
Sistem juga menggunakan dynamic streaming, yang berarti bangunan 3D dan citra satelit resolusi tinggi akan dimuat secara otomatis saat Anda terbang. Konsekuensinya, jika koneksi internet lambat atau Anda menerbangkan pesawat terlalu cepat, terkadang akan muncul keterlambatan pemuatan tekstur atau bangunan.
Namun selama koneksi internet stabil, pengalaman terbang akan terasa cukup mulus dan menyenangkan.
Cara Memulai Simulator Penerbangan di Google Earth
Mengakses simulator ini cukup mudah dan tidak membutuhkan instalasi tambahan. Ikuti langkah berikut:
- Buka Google Earth melalui browser di komputer.
- Masuk ke halaman utama Earth.
- Klik menu Explore/Jelajahi Earth.
- Buka menu Tools pada bagian atas.
- Pilih Flight Simulator.
Setelah simulator aktif, Anda akan masuk ke mode penerbangan.
Secara default, simulator menampilkan peta dasar yang lebih sederhana. Jika ingin pengalaman lebih realistis dengan tampilan satelit fotorealistis, ubah tampilan peta dari mode Map/Peta ke Satellite/Satelit.
Dengan mode satelit aktif, pengalaman menjelajahi bumi akan terasa jauh lebih hidup.
Kontrol Keyboard untuk Menerbangkan Pesawat
Agar pesawat bisa dikendalikan dengan baik, Anda perlu memahami kontrol dasar keyboard. Berikut fungsi tombol penting yang wajib diketahui:
- Page Up → Menambah dorongan mesin atau throttle, membuat pesawat melaju lebih cepat
- Page Down → Mengurangi dorongan mesin, memperlambat kecepatan
- Panah Atas → Mengangkat hidung pesawat untuk menambah ketinggian
- Panah Bawah → Menurunkan hidung pesawat agar menukik
- Panah Kiri → Memiringkan pesawat ke kiri
- Panah Kanan → Memiringkan pesawat ke kanan
Selain keyboard, simulator juga mendukung kontrol berbasis mouse. Anda cukup mengklik area simulasi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan mode kontrol mouse.
Kombinasi kontrol ini cukup sederhana, sehingga pemula pun bisa cepat beradaptasi.
Apa yang Terjadi Jika Pesawat Jatuh?
Sama seperti simulator pada umumnya, tabrakan tetap bisa terjadi.
Jika pesawat Anda menghantam tanah atau medan secara langsung, simulator akan otomatis berhenti dan menampilkan notifikasi kecelakaan. Tenang, Anda tidak perlu memulai semuanya dari awal.
Cukup klik tombol Restart/Mulai Ulang, maka pesawat akan langsung dipindahkan ke koordinat aman dengan ketinggian yang dapat dimainkan kembali.
Fitur ini memudahkan pengguna untuk terus bereksperimen tanpa takut gagal.
Masalah Umum Saat Menggunakan Flight Simulator
Walau menarik, simulator ini masih memiliki beberapa keterbatasan.
Salah satu yang paling sering terjadi adalah anomali medan. Misalnya saat terbang rendah di area yang berada di bawah permukaan laut seperti Badwater Basin, pengguna mungkin melihat kedipan tekstur atau clipping pada permukaan tanah.
Selain itu, beberapa shortcut standar Google Earth akan dinonaktifkan selama mode penerbangan aktif. Hal ini dilakukan agar kontrol penerbangan tidak bentrok dengan navigasi peta biasa.
Bagi penggemar teknologi, pecinta aviasi, atau sekadar pengguna yang penasaran, fitur tersembunyi di Google Earth ini layak masuk daftar hal yang wajib dicoba.
Scr/Mashable


















