Google Umumkan Googlebook, Laptop Jenis Baru yang Dibuat Khusus untuk Gemini

13.05.2026
Google Umumkan Googlebook, Laptop Jenis Baru yang Dibuat Khusus untuk Gemini
Google Umumkan Googlebook, Laptop Jenis Baru yang Dibuat Khusus untuk Gemini

Selamat datang di dunia, Googlebook. Google mengumumkan kategori baru laptop berbasis AI tersebut dalam acara Android Show: I/O Edition pada Selasa (12/05/26) waktu setempat.

Bayangkan perangkat ini sebagai gabungan antara Chromebook dan Copilot+ PC, istilah yang digunakan Microsoft untuk laptop Windows yang dirancang khusus untuk AI.

“Lebih dari 15 tahun lalu, kami memperkenalkan Chromebook, laptop yang dibangun untuk dunia berbasis cloud,” kata Senior Director Google, Alex Kuscher, dalam sebuah posting blog. “Kini, saat komputasi bergeser dari sistem operasi menjadi sistem kecerdasan, kami melihat peluang untuk memikirkan ulang laptop sekali lagi.”

Saat model pertamanya dirilis pada musim gugur nanti, Googlebook akan dapat menjalankan aplikasi Android seperti Chromebook. Namun, perangkat ini akan lebih menitikberatkan pada fitur-fitur yang ditenagai Gemini, asisten AI milik Google. Kuscher menyebut Googlebook sebagai laptop pertama yang dirancang dari nol untuk Gemini Intelligence.

Googlebook juga tampaknya akan menggunakan sistem operasi berbeda yang bukan ChromeOS. Google belum menjelaskan secara spesifik sistem operasi apa yang digunakan, hanya menyebutnya sebagai OS modern yang dirancang untuk kecerdasan. Besar kemungkinan yang dimaksud adalah Project Aluminum, proyek gabungan ChromeOS dan Android yang selama ini dirumorkan.

Chromebook sendiri dalam beberapa tahun terakhir memang mulai mendapat integrasi berbagai fitur AI. Karena itu, langkah Google untuk menghadirkan AI PC secara penuh terasa cukup masuk akal. Meski demikian, apakah konsumen benar-benar menginginkannya masih menjadi pertanyaan tersendiri.

Fitur Googlebook

Googlebook akan mendukung fitur kursor ‘Magic Pointer’ yang memanfaatkan Gemini untuk memahami dan menjalankan tindakan berdasarkan konten di layar. Fitur ini dapat diaktifkan hanya dengan menggoyangkan kursor.

“Arahkan ke tanggal dalam email untuk membuat jadwal rapat, atau pilih dua gambar, seperti ruang tamu Anda dan sofa baru, untuk langsung memvisualisasikannya bersama,” ujar Kuscher saat menjelaskan beberapa contoh penggunaan fitur tersebut.

Googlebook juga akan dibekali fitur “Create your Widget” yang memungkinkan pengguna membuat widget kustom melalui prompt Gemini.

Google menyebut laptop baru ini akan terintegrasi mulus dengan ponsel Android. Selain dapat menjalankan aplikasi Android secara langsung, pengguna juga bisa menampilkan aplikasi dari ponsel ke laptop tanpa perlu mengunduh apa pun.

Ada pula fitur “Quick Access” yang memungkinkan pengguna melihat dan mencari file di ponsel langsung dari Googlebook.

Detail perangkat keras masih dirahasiakan

Untuk saat ini, Google baru sebatas memberikan teaser terkait Googlebook sehingga belum ada detail spesifikasi maupun tanggal peluncuran resmi. Namun, diketahui bahwa perangkat ini akan memiliki ciri khas berupa lampu “glowbar” di bagian penutup laptop.

Model pertama Googlebook akan diproduksi oleh Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo, berdasarkan pengumuman di blog resmi Google. Kuscher juga mengatakan bahwa “setiap Googlebook akan dibuat dengan material premium dan kualitas pengerjaan terbaik, hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran.”

Materi promosi Google juga menggambarkan Googlebook sebagai laptop dengan desain “Featherweight Design” namun memiliki “Heavyweight Power.” Karena itu, perangkat ini diperkirakan akan masuk ke segmen ultraportable kelas menengah hingga premium.

Googlebook hampir dipastikan akan dibanderol lebih mahal dibanding sebagian besar Chromebook, yang dalam beberapa tahun terakhir juga mulai bergeser dari perangkat murah menjadi laptop premium.

Chromebook kelas atas saat ini dijual di kisaran 750 dolar AS hingga 1.000 dolar AS atau sekitar Rp12,2 juta hingga Rp16,3 juta.

Scr/Mashable




Don't Miss