Arah Bursa Transfer Inter Milan, Chivu Minta Tiga Pemain Baru

13.07.2026
Arah Bursa Transfer Inter Milan, Chivu Minta Tiga Pemain Baru
Arah Bursa Transfer Inter Milan, Chivu Minta Tiga Pemain Baru

Inter Milan mulai mempercepat perombakan skuad untuk memenuhi kebutuhan Cristian Chivu. Setelah mengamankan penjaga gawang dan pengganti Denzel Dumfries, Nerazzurri kini membidik tiga tambahan baru.

Ivan Provedel disiapkan mengisi posisi yang ditinggalkan Yann Sommer. Inter juga telah mencapai kesepakatan senilai 25 juta euro plus bonus dengan Union Saint-Gilloise untuk merekrut Anan Khalaili.

Khalaili telah tiba di Milan untuk menjalani pemeriksaan medis dan tes kebugaran. Setelah proses tersebut selesai, pemain asal Israel itu dijadwalkan menandatangani kontrak dan resmi menjadi bagian skuad Inter.

Dilansir La Gazzetta dello Sport,Senin (13/07/2026) manajemen selanjutnya ingin mendatangkan seorang gelandang, satu bek tengah berpengalaman, dan satu bek muda. Pergerakan tersebut tetap bergantung pada penjualan sejumlah pemain.

Target utama Inter untuk lini tengah adalah Curtis Jones. Gelandang Liverpool berusia 25 tahun tersebut sudah lama dipantau dan disebut telah menyatakan kesediaannya pindah ke Italia.

Inter sebenarnya hampir merekrut Jones pada Januari lalu. Ketika itu, kedua klub membahas kemungkinan pertukaran yang juga melibatkan Dumfries, tetapi kesepakatan tidak sempat diselesaikan.

Situasinya kini berubah karena kontrak Jones bersama Liverpool tersisa hingga 2027. Inter berharap kondisi tersebut dapat membuka ruang negosiasi meski harga sang pemain terus meningkat.

Liverpool meminta sedikitnya 40 juta euro ditambah bonus. Klub Inggris itu menilai harga Jones mengikuti kenaikan nilai gelandang lokal di bursa transfer.

Lonjakan tersebut dipengaruhi sejumlah transaksi besar, termasuk kepindahan Anderson ke Manchester City senilai 135 juta euro dan Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur seharga 115 juta euro.

Inter belum menyerah karena telah mendapatkan persetujuan pemain. Giuseppe Marotta dan Piero Ausilio akan mencoba menekan harga, meski alternatif seperti Manu Koné dari AS Roma juga tidak lebih murah.

Chalobah Pilihan Utama di Pertahanan

Trevoh Chalobah menjadi target teratas Inter untuk memperkuat lini belakang. Nerazzurri membutuhkan bek baru setelah kehilangan Matteo Darmian, Stefan de Vrij, dan Francesco Acerbi.

Pemain Chelsea tersebut dikabarkan hanya menginginkan Inter. Orang-orang terdekatnya telah menolak pendekatan Como, Fulham, dan Crystal Palace karena Chalobah memprioritaskan kepindahan ke Milan.

Chelsea sebenarnya bersedia melepasnya ke klub lain untuk mempermudah rencana mendatangkan Maxence Lacroix. Namun, Chalobah lebih tertarik mencoba tantangan baru di Serie A.

Bek kelahiran Freetown pada 1999 itu menyadari peluang bermainnya di Chelsea semakin terbatas di bawah Xabi Alonso. Kesempatan bergabung dengan klub besar Eropa seperti Inter dianggap menarik bagi kariernya.

Masalah utama terdapat pada harga yang diminta Chelsea. The Blues menetapkan banderol sekitar 40 juta euro, sedangkan Inter belum bersedia mengajukan angka sebesar itu.

Belum ada tawaran resmi dari Nerazzurri, tetapi komunikasi dengan perwakilan pemain terus berjalan. Kedua pihak diperkirakan kembali membahas strategi setelah perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 berakhir.

Lucumí dan Solet Jadi Alternatif

Inter tidak hanya bergantung kepada Chalobah. Jhon Lucumí dari Bologna dan Oumar Solet milik Udinese juga masuk daftar alternatif untuk lini belakang.

Lucumí memiliki klausul pelepasan sebesar 28 juta euro yang berlaku hingga 15 Juli. Juventus juga memantau bek Kolombia itu sehingga Inter harus bergerak cepat apabila benar-benar tertarik.

Solet menawarkan pilihan lain dengan karakter fisik yang kuat dan pengalaman di Serie A. Namun, belum ada laporan mengenai tawaran resmi untuk pemain Udinese tersebut.

David Alaba juga sempat ditawarkan setelah kontraknya bersama Real Madrid berakhir. Meski tersedia secara gratis, Inter untuk sementara tidak terlalu tertarik melanjutkan pembicaraan.

Pavard dan Frattesi Bakal Dibuang

Inter juga harus menyelesaikan masa depan Benjamin Pavard dan Davide Frattesi. Keduanya tetap dibawa ke pemusatan latihan pramusim di Donaueschingen, Jerman, pada 16 hingga 25 Juli.

Pavard kembali setelah Marseille tidak mengaktifkan pembelian permanen. Kontraknya bersama Inter berlaku hingga 2028 dengan gaji bersih sekitar 5 juta euro per musim.

Besarnya gaji menjadi kendala utama dalam mencari klub baru. Pavard masih berharap dapat pindah ke Besiktas, tetapi klub Turki itu perlu menemukan jalan keluar terkait tuntutan finansial.

Frattesi juga tidak lagi menjadi pilihan utama setelah menjalani musim yang sulit. Gelandang berusia 26 tahun tersebut hanya memainkan 1.113 menit dalam 33 pertandingan di semua kompetisi.

Di Serie A, ia tampil 22 kali tetapi hanya tiga kali menjadi starter. Minimnya kesempatan membuat Frattesi kembali mempertimbangkan masa depan di luar Italia.

Nottingham Forest sempat menunjukkan minat dan disebut siap membayar sekitar 25 juta euro. Inter meminta sedikitnya 30 juta euro sehingga pembicaraan belum mencapai kesepakatan.

Pavard dan Frattesi tetap akan berlatih di bawah arahan Chivu apabila belum menemukan klub baru. Inter menjadwalkan laga uji coba pertama melawan Karlsruher pada 26 Juli.

Kedua pemain berharap masa depannya sudah mendapat kepastian sebelum pertandingan tersebut. Inter juga ingin menyelesaikan penjualan agar memiliki ruang lebih besar untuk mendatangkan Jones dan bek baru.

Kedatangan Provedel dan Khalaili baru menjadi awal perombakan skuad. Inter masih membutuhkan gelandang serta dua bek tengah dengan profil berbeda.

Jones menjadi target utama di lini tengah, sedangkan Chalobah berada di posisi terdepan untuk pertahanan. Namun, harga yang diminta Liverpool dan Chelsea membuat negosiasi tidak mudah.

Penjualan Pavard dan Frattesi dapat menjadi kunci untuk membiayai langkah berikutnya. Apabila keduanya berhasil dilepas, Inter memiliki peluang lebih besar menyelesaikan target yang diinginkan Chivu.

Scr/Mashable





Don't Miss