Bursa transfer Juventus musim panas 2026 tidak langsung dimulai dengan pembelian pemain bintang. Manajemen Bianconeri harus lebih dahulu mengurangi jumlah pemain dalam skuad Luciano Spalletti.
Sejumlah pemain dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih. Juventus juga perlu menekan beban kontrak sebelum menyediakan tempat dan anggaran untuk wajah baru.
Dilansir La Gazzetta dello Sport, Senin (13/07/2026) jajaran manajemen Juventus yang dipimpin Giovanni Carnevali bersama Frederic Massara dan Marco Ottolini menargetkan sebagian besar pemain surplus sudah dilepas sebelum akhir Juli 2026. Meski demikian, beberapa negosiasi kemungkinan baru selesai pada Agustus.
Strategi tersebut membuat aktivitas keluar dan masuk Juventus saling berkaitan. Penjualan satu pemain dapat membuka jalan bagi kedatangan penggantinya, terutama di posisi penjaga gawang, bek tengah dan gelandang.
Juventus tidak kekurangan pemain yang dapat ditawarkan kepada klub lain. Masalahnya, sebagian dari mereka memiliki gaji tinggi atau nilai transfer yang sulit dipenuhi calon pembeli.
Daftar pemain yang bisa dilepas digambarkan dalam formasi hipotetis 4-2-3-1. Michele Di Gregorio, Joao Mario, Federico Gatti, Lloyd Kelly dan Juan Cabal menjadi beberapa nama yang masa depannya belum pasti.
Daftar tersebut tidak berarti semua pemain pasti pergi. Juventus hanya akan membuka pintu apabila nilai transfer, metode pembayaran dan dampaknya terhadap keuangan klub dianggap menguntungkan.
Ada nama Michele Di Gregorio masih ingin bertahan dan mendapatkan kesempatan bersaing. Namun, Juventus mulai mempelajari pasar untuk mencari kemungkinan tujuan baru bagi penjaga gawang asal Italia tersebut.
Permintaan maaf Di Gregorio setelah agennya melontarkan pernyataan yang menyinggung sejumlah rekan setim belum banyak mengubah situasi. Manajemen tetap mempertimbangkan kepergiannya.
Ketidakpastian tersebut menjadi salah satu alasan Juventus dikaitkan dengan penjaga gawang Parma, Zion Suzuki.
Selain itu Joao Mario kembali ke Turin setelah menyelesaikan masa pinjaman bersama Bologna. Namun, bek asal Portugal tersebut belum berhasil meyakinkan Spalletti.
Fiorentina menjadi salah satu klub Serie A yang dikabarkan tertarik. Kemungkinan kembali bermain di Portugal juga terbuka apabila Juventus menerima proposal yang sesuai.
Melepas Joao Mario akan mengurangi jumlah pemain di sisi kanan pertahanan sekaligus memberikan ruang tambahan dalam anggaran gaji.
Sedangkan Federico Gatti belum sepenuhnya tersingkir dari proyek Juventus. Bek asal Italia itu masih memiliki peluang bertahan, tetapi membutuhkan kepastian mengenai perannya.
Apabila hanya ditempatkan sebagai pelapis, Gatti dapat mempertimbangkan tawaran dari klub lain. Juventus juga bisa menjadikannya sumber pemasukan untuk membiayai perekrutan bek yang lebih sesuai dengan sistem Spalletti.
Lloyd Kelly merupakan salah satu pemain yang paling menentukan arah bursa transfer Juventus. Bek Inggris tersebut masih memiliki pasar di Premier League sehingga peluang mendapatkan pemasukan cukup terbuka.
Kelly dianggap sebagai kandidat utama yang dapat memberi ruang bagi bek baru. Spalletti menginginkan pemain yang lebih kuat ketika membangun serangan dari belakang, sementara performa Kelly dalam aspek tersebut dinilai belum konsisten.
Penjualannya dapat memberikan Juventus dana untuk mengejar Jhon Lucumi atau mencari formula pemulangan Tarik Muharemovic.
Juan Cabal juga bukan pilihan utama Spalletti. Beberapa klub Spanyol dikabarkan menunjukkan ketertarikan, tetapi belum ada negosiasi yang berkembang serius.
Juventus kemungkinan kesulitan melepasnya melalui transfer permanen. Peminjaman dengan opsi pembelian dapat menjadi solusi yang lebih realistis.
Zion Suzuki Masuk Daftar Calon Kiper Juventus
Juventus memasukkan Zion Suzuki sebagai salah satu pemain yang dipantau untuk posisi penjaga gawang. Kiper Parma itu menarik perhatian melalui penampilannya di Serie A dan bersama Jepang pada Piala Dunia 2026.
Menurut Football Italia, Juventus bukan satu-satunya klub yang mengikuti perkembangan Suzuki. Newcastle United telah mengadakan pembicaraan awal dengan perwakilan pemain, sementara Aston Villa dan Leeds United juga dikaitkan dengannya.
Newcastle membutuhkan pilihan jangka panjang karena Nick Pope telah berusia 34 tahun dan hanya menyisakan satu tahun kontrak. Leeds sebelumnya disebut cukup serius, tetapi Suzuki dikabarkan menginginkan tantangan yang lebih tinggi untuk langkah karier berikutnya.
Bagi Juventus, perburuan Suzuki akan sangat dipengaruhi masa depan Di Gregorio. Bianconeri kemungkinan tidak akan mengeluarkan dana besar untuk kiper baru sebelum mendapatkan kepastian mengenai pemain yang akan pergi.
Lini tengah menjadi salah satu prioritas utama Juventus. Spalletti membutuhkan gelandang yang kuat dalam duel, mampu keluar dari tekanan dan tetap disiplin ketika tim kehilangan bola.
Tuttosport melaporkan Juventus masih menjaga komunikasi dengan pihak Franck Kessie dan Leon Goretzka. Keduanya dipertimbangkan untuk menambah tenaga, pengalaman dan kekuatan fisik di lini tengah.
Kessie dinilai sesuai dengan karakter yang dibutuhkan Spalletti. Hambatannya terletak pada permintaan gaji sekitar 8 juta euro per musim serta paket finansial ketika menandatangani kontrak.
Goretzka menawarkan pengalaman bermain di level tertinggi. Namun, Juventus masih mengevaluasi apakah kondisi fisiknya mampu mengikuti intensitas permainan yang diminta Spalletti sepanjang musim.
Di antara seluruh kandidat tersebut, Ederson menjadi pemain yang paling diinginkan. Gelandang Atalanta itu memiliki kemampuan merebut bola, membawa permainan ke depan dan menjaga keseimbangan tim.
Hambatan terbesar adalah harga. Atalanta masih memasang nilai sekitar 50 juta euro, nominal yang sulit dijangkau Juventus sebelum melakukan penjualan besar.
Situasi transfernya berubah setelah kepindahan menuju Manchester United dikabarkan terhambat pada tahap pemeriksaan medis. Masalah pada meniskus membuat proses tersebut tidak berlanjut, meskipun belum ada kekhawatiran besar mengenai kondisi jangka panjangnya.
Perkembangan itu dapat mendorong klub peminat meminta harga lebih rendah. Juventus siap mengamati situasi apabila Atalanta mulai membuka kemungkinan negosiasi di bawah nilai awal.
Meski demikian, Ederson masih berstatus target impian. Juventus harus menjual pemain bernilai tinggi atau mengurangi beberapa kontrak besar sebelum dapat mengajukan penawaran serius.
Jhon Lucumi Menjadi Pilihan Utama di Pertahanan
Juventus juga ingin memperbaiki kualitas distribusi bola dari lini belakang. Spalletti membutuhkan bek tengah yang kuat dalam duel, cepat menutup ruang dan nyaman mengawali serangan.
Dalam laporan Lorenzo Aprile untuk Tuttosport, Jhon Lucumi disebut sebagai pilihan utama Spalletti apabila Juventus berhasil melepas Kelly atau bek lainnya. Pemain Bologna itu dianggap paling sesuai dengan kebutuhan permainan Bianconeri.
Bologna tidak ingin menerima tawaran di bawah 28 juta euro. Nilai tersebut sama dengan klausul pelepasan Lucumi yang berlaku hingga 15 Juli 2026.
Juventus berusaha mencari struktur pembayaran yang dapat menurunkan beban awal. Persaingan juga tidak mudah karena Lucumi telah masuk radar Inter Milan.
Apabila operasi Lucumi terlalu mahal, Juventus dapat beralih kepada Tarik Muharemovic. Bek Bosnia itu pernah berada dalam sistem Bianconeri sebelum berkembang bersama Sassuolo.
Sassuolo menghargai Muharemovic sekitar 40 juta euro. Juventus memiliki keuntungan karena masih memegang hak atas 50 persen nilai penjualan berikutnya.
Sebagai simulasi, apabila Muharemovic dijual kepada klub Premier League senilai 40 juta euro, Juventus dapat memperoleh bagian sekitar 20 juta euro. Dana tersebut bisa digunakan untuk mengejar Lucumi atau target lainnya.
Namun, manajemen juga harus menghitung apakah menerima bagian penjualan lebih menguntungkan daripada membawa Muharemovic kembali ke Turin. Leeds United, Sunderland dan Bournemouth termasuk klub Inggris yang dikaitkan dengannya.
Juventus mempertimbangkan kemungkinan memasukkan Jeff Ekhator ke dalam pembicaraan dengan Sassuolo. Penyerang muda tersebut dapat dipinjamkan sebagai bagian dari formula untuk menurunkan biaya Muharemovic.
Skema itu masih berada pada tahap awal. Juventus harus lebih dahulu menentukan masa depan para penyerangnya sebelum mengizinkan Ekhator pergi.
Apabila Jonathan David dan Lois Openda sama-sama dilepas, Spalletti dapat mempertahankan Ekhator sebagai penyerang ketiga. Sebaliknya, jika salah satu bertahan, peminjaman akan memberikan kesempatan bermain yang lebih banyak kepada pemain muda tersebut.
Scr/Mashable















