Kemenangan krusial 2-1 atas Genoa di pekan ke-37 Serie A Liga Italia, Sabtu 17 Mei 2026, bak oase di gurun pasir bagi AC Milan. Tambahan tiga poin ini melesatkan Rossoneri ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 70 poin, menyalip Juventus yang terjungkal di markas Fiorentina.
Anak asuh Massimiliano Allegri kini memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri. Satu laga pamungkas melawan Cagliari pada 24 Mei mendatang akan menjadi penentu segelintir harapan yang tersisa untuk mengunci tiket ke Liga Champions musim depan.
Di tengah euforia dan ketegangan jelang laga penentu, Wancoy seorang konten kreator digital sekaligus representatif dari kolektif pemuda hits, Grind Boys, ini membagikan sudut pandang jujurnya sebagai loyalis Il Diavolo Rosso.
Realistis di Bawah Bayang-Bayang Inter
“Udah cukuplah. Inter juara, Milan di Liga Champions,” ujar Wancoy, kepada awak redaksi Mashable Indonesia.
Pernyataan Wancoy mencerminkan sikap realistis mayoritas Milanisti musim ini. Ketika sang rival sekota, Inter Milan, melenggang mulus mengamankan Scudetto, mengamankan zona empat besar Eropa menjadi target paling logis yang wajib dicapai Milan agar musim ini tidak dianggap sebagai kegagalan total.
Rapor Allegri dan Ketimpangan Kualitas Skuad
Meskipun kerap diterpa kritik dari berbagai sudut, Allegri dinilai Wancoy sudah bekerja cukup baik dengan materi pemain yang ada. Namun, ia menggarisbawahi adanya jurang pemisah yang lebar (gap) antara kedalaman skuad Milan dan Inter.
Baginya, kunci kebangkitan Milan musim depan ada pada bursa transfer, di mana Allegri harus diberi otoritas penuh untuk menambal kelemahan tim.
“Sejauh ini dibilang sudah oke, paling harapannya dia (Allegri) bisa diberikan kebebasan memilih pemain barunya nanti buat musim depan. Jauh banget gitu, kualitas pemain Inter dan Milan, kayak nggak imbang aja,” sambungnya.
Impian Transfer Musim Panas 2026: Angkut Bintang Bayern Munchen
Wancoy secara spesifik menunjuk lini tengah sebagai poros kelemahan yang kudu segera dibenahi manajemen. Nama Michael Olise, winger kreatif nan eksplosif milik Bayern Munchen, mencuat sebagai sosok impian yang dianggap mampu memberikan daya dobrak baru dan kreativitas yang selama ini absen di lini serang Rossoneri.
“Menurut gue Milan kurang di tengah, maunya sih Olise dari Bayern Munchen,” pungkas pemilik konten kuliner bernama Kuli Coy tersebut.
Skenario Finis: Pegang Kendali Penuh
Saat ini, Milan unggul dua angka atas Juventus dan Como yang menguntit di posisi kelima dan keenam. Secara matematis, Milan bahkan hanya butuh hasil seri melawan Cagliari untuk lolos, dengan catatan Juventus dan Como gagal meraih poin penuh di laga terakhir mereka.
Namun, seperti yang disinggung dalam laporan La Gazzetta dello Sport, rencana perombakan skuad dan “cuci gudang” musim panas nanti akan sangat bergantung pada hasil akhir di San Siro pekan depan. Dana segar dari Liga Champions adalah harga mati jika AC Milan ingin menuruti impian fans seperti Wancoy: mendatangkan pemain kelas dunia dan memangkas jarak kualitas dari Inter Milan.
Scr/Mashable

















