Arsenal kini berada di ambang sejarah untuk menyudahi puasa gelar kasta tertinggi sepak bola Inggris. Kemenangan krusial 1-0 atas Burnley pada pekan ke-37, Selasa 19 Mei 2026 dini hari WIB, membuat langkah The Gunners menuju tangga juara Premier League 2025/2026 kian tak terbendung.
Tambahan tiga poin ini membuat Arsenal sukses memperlebar jarak menjadi 5 poin di puncak klasemen atas pesaing terdekatnya, Manchester City. Meski Meriam London tercatat bermain satu laga lebih banyak, situasi ini memberikan tekanan mental yang luar biasa hebat bagi skuad asuhan Pep Guardiola.
Lantas, bagaimana skenario Arsenal untuk mengunci gelar juara?
Skenario Juara: Bisa Pesta Nanti Malam!
Nasib juara Arsenal sebenarnya bisa ditentukan tanpa mereka harus memeras keringat lagi. Syaratnya, Manchester City harus terpeleset saat menghadapi Bournemouth dalam laga tunda mereka.
Jika Erling Haaland dan kolega hanya mampu bermain imbang atau bahkan kalah dari Bournemouth, maka perburuan gelar juara Premier League musim ini resmi berakhir. Arsenal dipastikan mengunci trofi juara bahkan sebelum pekan terakhir (matchday 38) dimulai.
Namun, jika The Citizens berhasil mengamankan poin penuh, maka penentuan takhta tertinggi tanah Inggris harus berlanjut hingga drama pekan pamungkas. Di laga terakhir nanti, Arsenal dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Crystal Palace, sementara Manchester City akan menjamu Aston Villa di Etihad Stadium.
Sempat Diragukan, Arteta Buktikan Mental Baja
Perjalanan Arsenal musim ini sejatinya tidak mulus begitu saja. Kekalahan pahit 1-2 dari Manchester City pada April lalu sempat membuat publik yakin bahwa tim London Utara tersebut kembali kehilangan momentum di saat-saat kritis—sebuah momok yang terus menghantui mereka dalam beberapa musim terakhir.
Bahkan, sebagian pendukung setia Arsenal sempat diselimuti rasa cemas akan potensi capsized atau kembali merosot di penghujung kompetisi.
Namun, taktik brilian Mikel Arteta terbukti ampuh. Bukannya terpuruk, Martin Odegaard dan kawan-kawan justru bangkit dengan catatan performa yang mengerikan.
Stadion Emirates menjadi saksi bagaimana lini pertahanan mereka tampil solid tanpa kebobolan (clean sheet) dalam empat laga terakhir di Premier League, membuktikan bahwa mereka memiliki kematangan mental yang dibutuhkan seorang juara.
Di Ambang Sejarah dan Target Double Winner
Berdasarkan analisis data dari Opta, peluang juara Arsenal kini meroket tajam hingga 85%, sementara persentase juara Manchester City menyusut drastis ke angka 14,36%.
Gelar musim ini akan menjadi momen emosional yang sangat dinanti. Ini adalah kesempatan emas bagi Arsenal untuk mengakhiri dahaga trofi Premier League yang sudah berlangsung selama 22 tahun, sejak terakhir kali merasakannya di musim legendaris The Invincibles (2003/2004) bersama Arsene Wenger.
Lebih istimewanya lagi, fokus Arsenal tidak hanya tertuju pada trofi domestik. The Gunners kini berpeluang mengukir sejarah emas lewat torehan double winner. Pasalnya, setelah merampungkan misi di liga, mereka sudah ditunggu Paris Saint-Germain (PSG) dalam partai final UEFA Champions League yang akan digelar pada 30 Mei mendatang.
Scr/Mashable

















