Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions Malam Ini: Partai Hidup Mati Juventus vs Galatasaray dan Real Madrid vs Benfica

25.02.2026
Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions Malam Ini: Partai Hidup Mati Juventus vs Galatasaray dan Real Madrid vs Benfica
Jadwal dan Link Live Streaming Liga Champions Malam Ini: Partai Hidup Mati Juventus vs Galatasaray dan Real Madrid vs Benfica

Liga Champions 2025/2026 memasuki momen penentu dengan leg kedua play-off knockout phase yang penuh drama, di mana Juventus vs Galatasaray dan Real Madrid vs Benfica menjadi pertarungan krusial untuk lolos ke babak 16 besar. Jadwal dan link live streaming menjadi buruan utama para penggemar di Indonesia agar tak ketinggalan aksi intens dari tim-tim elite Eropa ini.

Juventus kini berada di tepi jurang. Raksasa Italia yang sedang terluka ini harus menjamu Galatasaray dalam laga leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026.

Berada dalam posisi tertinggal agregat telak 2-5, armada Luciano Spalletti membutuhkan lebih dari sekadar keberuntungan; mereka butuh keajaiban.

Pekan lalu di Rams Park, pendukung Bianconeri sempat diberi harapan palsu saat Teun Koopmeiners mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan. Namun, apa yang terjadi selanjutnya adalah salah satu malam kelam dalam sejarah Eropa Juventus.

Juve hancur lebur di babak kedua setelah Juan Cabal menerima kartu merah. Pemain pinjaman Napoli, Noa Lang, tampil menggila dengan dua golnya, memastikan kemenangan 5-2 bagi Cimbom Aslan.

Statistik menunjukkan betapa parahnya kekalahan tersebut. Ini adalah kali kedua dalam sejarah kompetisi UEFA Juventus kebobolan lima gol atau lebih, sejak dibantai tujuh gol oleh Wiener Sport-Club pada musim 1958/1959 silam.

Kini, sejarah tidak berpihak pada Si Nyonya Tua: dari 49 tim yang kalah di leg pertama dengan selisih tiga gol, hanya empat yang mampu bangkit dan lolos.

Juventus saat ini sedang mengalami krisis identitas. Selain babak belur di Eropa, performa domestik mereka juga mengkhawatirkan. Kekalahan menyakitkan dari Inter Milan di Derby d’Italia disusul dengan hasil memalukan kontra Como pekan lalu. Rekor tak terkalahkan di kandang pun akhirnya pecah.

Dengan torehan 46 poin di liga—terburuk sejak 2011—Spalletti memikul beban berat. Kemenangan atas Galatasaray bukan sekadar soal kelolosan, tapi soal harga diri klub yang belum pernah mengalahkan wakil Turki tersebut dalam 22 tahun terakhir.

Di sisi lain, Galatasaray datang ke Turin dengan kepercayaan diri setinggi langit. Kemenangan di leg pertama merupakan margin kemenangan terbesar mereka di Liga Champions. Tim asuhan Okan Buruk ini hanya butuh hasil imbang atau kalah dengan selisih maksimal dua gol untuk melaju ke babak 16 besar menghadapi Liverpool atau Tottenham Hotspur.

Meski sempat terpeleset kalah 0-2 dari Konyaspor di liga akhir pekan lalu, lini serang Galatasaray yang dihuni Victor Osimhen dan Mauro Icardi tetap menjadi ancaman paling nyata. Namun, satu celah bagi Juve adalah rekor tandang Galatasaray di Liga Champions yang kurang meyakinkan, di mana mereka kalah dalam 71% laga tandang mereka.

Di pertandingan lainnya, Real Madrid akan menjamu raksasa Portugal, Benfica. Bertanding di Santiago Bernabeu, langkah Los Blancos diprediksi tidak akan mudah di tengah tensi tinggi yang menyelimuti kedua tim.

Kemenangan tipis Madrid di leg pertama pekan lalu lewat gol tunggal Vinicius Junior menyisakan luka yang dalam. Bukan sekadar soal skor, laga tersebut sempat terhenti selama 10 menit setelah Vinicius menuding pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melakukan pelecehan rasial terhadap dirinya.

UEFA masih melakukan investigasi mendalam terkait insiden tersebut. Kabar terbaru menyebutkan Prestianni telah dijatuhi sanksi larangan bertanding sementara oleh UEFA, yang memastikannya absen di Madrid.

Di kubu tuan rumah, pelatih Alvaro Arbeloa harus memutar otak untuk memastikan kondisi psikologis Vinicius tetap stabil. Sang bintang diharapkan tetap menjadi tumpuan utama di lini serang bersama Kylian Mbappe untuk menyegel tiket ke babak 16 besar.

Real Madrid datang ke laga ini dengan modal yang kurang meyakinkan. Akhir pekan lalu, mereka baru saja takluk 1-2 dari Osasuna di kancah La Liga, hasil yang membuat mereka tertahan di posisi kedua klasemen. Arbeloa sadar betul bahwa performa anak asuhnya harus meningkat drastis jika tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukung sendiri.

Statistik sebenarnya berpihak pada Madrid; mereka memenangi 22 dari 23 laga fase gugur Eropa saat berhasil menang di leg pertama. Namun, Benfica bukanlah lawan sembarangan. Secara head-to-head sepanjang sejarah, ‘Si Elang’ justru unggul tipis dengan tiga kemenangan berbanding dua milik Madrid.

Misi comeback Benfica di Madrid dipastikan semakin berat. Pelatih kawakan mereka, Jose Mourinho, dilarang mendampingi tim dari pinggir lapangan setelah diganjar kartu merah pada leg pertama. Tanpa komando langsung dari sang pelatih di pinggir lapangan, Benfica harus mengandalkan ketajaman Vangelis Pavlidis yang musim ini tampil menggila dengan koleksi 28 gol.

Rekor Benfica di tanah Spanyol pun cukup buruk, hanya mampu memenangi dua dari 14 laga tandang terakhir mereka ke Negeri Matador.

Meskipun Madrid tidak sedang dalam performa terbaiknya, “magis Bernabeu” di malam Liga Champions sulit untuk dibantah. Dengan keunggulan satu gol dan absennya Mourinho serta Prestianni di kubu lawan, Real Madrid diunggulkan untuk melaju dan berpotensi menghadapi Sporting Lisbon atau Manchester City di babak berikutnya.

Jadwal Liga Champions Malam Ini

Kamis, 26 Februari 2026

00.45 WIB: Atalanta vs Borussia Dortmund (Dortmund unggul 2-0)
03.00 WIB: Juventus vs Galatasaray (Galatasaray unggul 5-2)
03.00 WIB: Paris Saint-Germain (PSG) vs AS Monaco (PSG unggul 3-2)
03.00 WIB: Real Madrid vs Benfica (Real Madrid unggul 1-0).

Link Live Streaming Liga Champions 2025/26 Malam Ini

Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan seluruh laga Liga Champions 2025/26 malam ini secara eksklusif melalui platform Vidio.

Scr/Mashable





Don't Miss