China Resmi Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Rival Timnas Indonesia Makin Ngeri

13.05.2026
China Resmi Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Rival Timnas Indonesia Makin Ngeri
China Resmi Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Rival Timnas Indonesia Makin Ngeri

Peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara dipastikan bakal semakin memanas. Tim Nasional China dilaporkan telah sepakat untuk ambil bagian dalam turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026, sebuah kompetisi baru besutan FIFA yang khusus dibuat untuk kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.

Keputusan Federasi Sepak Bola China (CFA) ini menjadi sinyal bahaya bagi negara-negara tradisional ASEAN, termasuk Timnas Indonesia. Bergabungnya rahang Asia Timur ini diyakini akan meningkatkan level kompetisi sekaligus menambah daftar rival berat skuad Garuda di panggung regional.

Melansir laporan media lokal China, keikutsertaan The Dragons dalam turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang mereka. China membidik ajang ini sebagai sarana mematangkan komposisi pemain dan menambah jam terbang internasional demi ambisi besar menembus Piala Dunia 2030.

Format Turnamen: China Masuk “Kasta Tertinggi”

FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti oleh 14 tim, yang terdiri dari 11 negara Asia Tenggara ditambah tiga tim undangan: China, India, dan Hong Kong. Berbeda dengan format turnamen biasanya, ajang ini akan dibagi menjadi dua divisi atau kasta berdasarkan peringkat FIFA terbaru.

Indonesia sendiri dipastikan berada di Divisi 1 bersama negara-negara kuat lainnya. China akan langsung bersaing di divisi ini, yang berisi:

  • Thailand
  • China
  • Vietnam
  • Indonesia
  • Filipina
  • India
  • Malaysia
  • Singapura

Menariknya, pertandingan Divisi 1 direncanakan bakal digelar di Indonesia sebagai salah satu tuan rumah, bersama satu negara lain yang masih dalam tahap konfirmasi.

“Ada pembahasan, salah satunya ke sana (menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026). Bisa jadi (Indonesia tuan rumah), tunggu saja karena belum ada pengumuman resmi,” kata Exco PSSI, Arya Sinulingga, Senin 11 Mei 2026.

Mampukah Timnas Indonesia Raih Gelar Perdana?

Sepak bola Asia Tenggara akan memasuki era baru ketika FIFA secara resmi mengumumkan turnamen Piala ASEAN FIFA, yang mempertemukan seluruh 11 negara anggota ASEAN.

Peristiwa ini diumumkan secara khidmat pada KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada tanggal 26 Oktober, di hadapan Presiden FIFA Gianni Infantino, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim – ketua bergilir ASEAN 2025.

Menurut Infantino, turnamen ini diciptakan untuk “memberikan napas baru” bagi sepak bola regional, sekaligus menjadi simbol solidaritas ASEAN melalui olahraga raja.

“Angka 11 memiliki arti khusus dalam sepak bola, dan kini 11 negara ASEAN akan bersatu membentuk tim regional,” ujar Presiden FIFA.

“Turnamen ini tidak hanya akan memberikan dampak yang kuat bagi Asia Tenggara, tetapi juga berkontribusi bagi kejayaan kawasan ini di peta sepak bola dunia,” sambungnya.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FIFA dan ASEAN membuka babak baru kerja sama, menyusul kesepakatan tahun 2019 di Bangkok. Pembaruan ini juga secara resmi mencakup Timor-Leste, anggota terbaru blok tersebut. Kesepakatan ini berfokus pada prinsip-prinsip inti seperti integritas kompetisi, keamanan di lapangan, pengembangan sepak bola yang inklusif, dan pendidikan olahraga bagi pemuda.

Dengan lebih dari 700 juta penggemar dan potensi pertumbuhan yang besar, Asia Tenggara dianggap oleh FIFA sebagai salah satu pasar paling dinamis di dunia. Jika diselenggarakan dengan baik, Piala ASEAN FIFA dapat menjadi titik balik bersejarah yang membantu kawasan ini mengukuhkan posisinya di peta sepak bola global, sekaligus mendorong impian bersama untuk ASEAN yang bersatu dan kuat melalui sepak bola.

Tentunya Timnas Indonesia bisa turut serta karena merupakan negara salah satu anggota ASEAN.

Hingga saat ini, Timnas Indonesia belum pecah telur meraih gelar tertinggi sepak bola kawasan Asia Tenggara.

Scr/Mashable





Don't Miss