Manchester United tampaknya belum berhenti berburu talenta tersembunyi untuk memperkuat lini tengah mereka. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Setan Merah tengah memantau serius gelandang muda asal Jepang, Kodai Sano, untuk diboyong pada bursa transfer musim panas mendatang.
Sano, yang kini membela klub Eredivisie Belanda, NEC Nijmegen, disebut-sebut sebagai sosok “gelandang pengangkut air” yang sempurna bagi skema taktik United.
Manchester United kini terlihat lebih gemar mengincar pemain yang belum terlalu terekspos media namun memiliki basis kemampuan teknis yang solid.
Melansir laporan TeamTalk, staf rekrutmen United menilai pemain kelahiran September 2003 ini memiliki “potensi masif” untuk menjadi bintang masa depan di Liga Inggris.
Perjalanan karier Sano terbilang melesat cepat. Baru berusia 22 tahun, ia memulai karier profesionalnya di J2 League bersama Fagiano Okayama pada usia 18 tahun.
Setelah tampil menjanjikan di Jepang, ia memberanikan diri merantau ke Eropa dengan bergabung ke NEC Nijmegen pada musim panas 2023.
Statistik Memukau di Liga Belanda
Sejauh ini, Sano telah mencatatkan 96 penampilan untuk NEC Nijmegen dengan kontribusi 12 gol dan 13 assist. Musim ini menjadi pembuktiannya, di mana ia mencetak 3 gol dan 8 assist, sekaligus membawa klubnya bertengger di posisi ketiga klasemen Eredivisie.
Berdasarkan data dari FotMob, Sano bukan sekadar gelandang biasa. Ia masuk dalam daftar top 5% pemain dengan kontribusi pertahanan terbaik dan top 3% dalam kemampuan merebut bola (ball recovery) di seluruh Liga Belanda.
Mantan pemain yang kini menjadi pengamat di ESPN, Anco Jansen, memberikan pujian setinggi langit. Ia menyebut Sano sebagai gelandang yang sangat lengkap.
“Sano bermain sangat luar biasa. Dedikasi dan pergerakannya tanpa bola untuk mengontrol lini tengah sangat impresif,” ujar Jansen.
Para analis bahkan menilai kualitas Sano sudah melampaui level NEC Nijmegen dan layak bermain di klub raksasa Eropa.
Rebutan Klub Besar
Ketajaman performa Sano tidak hanya menarik minat Manchester United. Sejumlah klub Liga Inggris lainnya, serta dua raksasa Belanda, Ajax Amsterdam dan Feyenoord, dikabarkan mulai pasang kuda-kuda untuk mengamankan tanda tangannya.
Di level internasional, Sano juga sudah mulai menembus Timnas Senior Jepang. Ia baru saja mencatatkan caps saat melawan Skotlandia dan kini tengah berjuang untuk mengamankan satu tempat di skuad Piala Dunia mendatang.
Koneksi ‘Mantan’ di Ruang Ganti
Hal unik lainnya adalah Sano saat ini merupakan rekan setim dari Isak Hansen-Aaroen, mantan wonderkid Manchester United yang menjuarai FA Youth Cup. Meski Hansen-Aaroen masih kesulitan menembus tim utama NEC, keberadaannya bisa menjadi pintu masuk informasi bagi United untuk memantau perkembangan Sano lebih dekat.
Jika transfer ini terwujud, Manchester United tidak hanya mendapatkan pemain dengan daya jelajah tinggi, tetapi juga sosok pemain disiplin yang mampu menjadi penyeimbang di lini tengah yang selama ini menjadi titik lemah Setan Merah.
Scr/Mashable
















