Saga pencarian nakhoda baru Real Madrid akhirnya menemui titik terang. Raksasa Liga Spanyol tersebut dilaporkan tinggal selangkah lagi meresmikan kepulangan sang mantan pelatih fenomenal, Jose Mourinho, ke Santiago Bernabeu setelah berpisah selama 13 tahun.
Demi memuluskan kepulangan juru taktik berjuluk The Special One tersebut, Real Madrid dilaporkan harus merogoh kocek sebesar €3 juta euro (atau sekitar Rp62 miliar) sebagai dana kompensasi untuk menebus sisa kontrak Mourinho di klub raksasa Portugal, Benfica.
Berdasarkan laporan eksklusif Sky Sports, manuver senyap manajemen Los Blancos ini dieksekusi pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan dibayarkannya klausul pelepasan tersebut, Benfica telah memberi lampu hijau bagi Mourinho untuk merampungkan proses kepindahannya ke ibu kota Spanyol.
Saat ini, Mourinho dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan (verbal agreement). Pelatih berusia 63 tahun tersebut bakal diikat dengan kontrak berdurasi dua musim hingga Juni 2028.
Langkah agresif Florentino Perez ini didasari atas ambisi besar untuk merombak total skuad pasca-musim 2025/2026 yang berakhir tragis tanpa raihan satu pun trofi (trophyless). Karakter teatrikal, ketegasan, serta kemampuan magis Mourinho dalam mengendalikan ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang dinilai menjadi solusi paling tepat untuk memulihkan kedisiplinan tim.
Godaan yang Sulit Ditolak
Sebelumnya, Mourinho sempat mengisyaratkan komitmennya untuk tetap bertahan di tanah kelahirannya bersama Benfica. Namun, proposal proyek jangka panjang dari Real Madrid diakui terlalu megah untuk ditolak.
Mourinho sendiri tidak menampik bahwa agennya, Jorge Mendes, telah intens melakukan negosiasi dengan jajaran direksi Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir.
“Ada komunikasi yang berjalan, dan Madrid selalu memiliki tempat khusus,” ujar Mourinho dalam sebuah kesempatan.
Jika seluruh dokumen perizinan selesai tepat waktu, Real Madrid berencana mengumumkan penunjukan resmi Jose Mourinho secara megah tepat setelah pekan terakhir La Liga berakhir. Laga pamungkas kontra Athletic Club akhir pekan ini akan menjadi laga perpisahan era lama, sekaligus menjadi gerbang pembuka bagi dimulainya era baru Galacticos di bawah komando The Special One.
Flashback Era Emas Mourinho di Madrid
Ini akan menjadi periode kedua Jose Mourinho menukangi Real Madrid. Pada jilid pertama kepemimpinannya (2010–2013), pria asal Portugal ini sukses mempersembahkan:
1 Gelar La Liga (Mencetak rekor 100 poin)
1 Trofi Copa del Rey
1 Titel Piala Super Spanyol
Meski periodenya kala itu sarat akan tensi tinggi dan kontroversi media, publik Bernabeu tetap mengenang Mourinho sebagai salah satu manajer paling berkarakter dan tersukses yang pernah meruntuhkan dominasi tiki-taka Barcelona.
Jose Mourinho Siap Mudik ke Real Madrid, Ajukan 2 Syarat Mutlak bagi Florentino Perez
Jose Mourinho dikabarkan siap kembali ke Santiago Bernabeu. Namun, pelatih asal Portugal tersebut meminta peran lebih besar dalam kebijakan transfer dan kontrol ketat terhadap ruang ganti Real Madrid.
Melansir laporan dari AS, Real Madrid kini tengah mempercepat rencana untuk memulangkan Jose Mourinho sebagai pelatih kepala guna menggantikan Alvaro Arbeloa setelah musim 2025/26 yang mengecewakan. Sang “Special One” kini muncul sebagai kandidat nomor satu dalam daftar belanja klub raksasa Spanyol tersebut.
Hingga saat ini, komunikasi baru terjalin antara agen Mourinho, Jorge Mendes, dengan manajemen Real Madrid. Mourinho sendiri belum melakukan negosiasi langsung dengan mantan klubnya tersebut karena ingin fokus sepenuhnya menuntaskan musim bersama Benfica.
Klub asal Portugal itu masih memiliki peluang untuk mengamankan tiket Liga Champions, dan Mourinho tidak ingin fokusnya terpecah. Benfica dijadwalkan menutup musim pada akhir pekan 16-17 Mei mendatang. Setelah tanggal tersebut, masa depan Mourinho baru akan diputuskan.
AS menyebutkan bahwa Benfica sebenarnya telah menyodorkan tawaran perpanjangan kontrak untuk Mourinho. Namun, prospek kembali ke Bernabeu diyakini cukup kuat untuk mengubah semua rencana tersebut.
Sumber dari Spanyol mengungkapkan bahwa Mourinho memiliki dua syarat utama jika ia menerima mandat memimpin Real Madrid untuk kedua kalinya dalam kariernya.
Pertama, ia ingin dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan skuad. Mourinho tidak menuntut hak mutlak untuk menentukan nama pemain yang harus dibeli, namun ia ingin memiliki suara dalam menentukan posisi mana saja yang perlu diperkuat. Dalam penilaiannya, skuad Real Madrid saat ini mengalami ketidakseimbangan yang serius antar lini.
Pada periode pertamanya di Madrid, Mourinho memang memberikan dampak besar pada kebijakan transfer klub. Nama-nama seperti Luka Modric, Sami Khedira, hingga Mesut Ozil didatangkan berdasarkan arahan strategisnya dan kemudian menjadi pilar penting tim.
Syarat kedua berkaitan dengan kontrol internal tim. Mourinho menuntut agar hierarki di dalam klub dihormati sepenuhnya, dan area tim utama harus berada di bawah kendali mutlak staf pelatih.Targetnya adalah untuk menghindari terulangnya masalah ketidakstabilan di ruang ganti Real Madrid musim ini, terutama ketegangan yang sempat melibatkan Vinicius dan Xabi Alonso.
Real Madrid kini memiliki waktu sekitar 10 hari setelah musim Benfica berakhir untuk mengaktifkan klausul pelepasan kontrak Mourinho yang bernilai 3 juta euro.
Scr/Mashable















