Efek Domino Pemecatan AC Milan: Massimiliano Allegri Terdepak, Vincenzo Italiano Kini Jadi Buruan Utama Napoli

29.05.2026
Efek Domino Pemecatan AC Milan: Massimiliano Allegri Terdepak, Vincenzo Italiano Kini Jadi Buruan Utama Napoli
Efek Domino Pemecatan AC Milan: Massimiliano Allegri Terdepak, Vincenzo Italiano Kini Jadi Buruan Utama Napoli

Bursa transfer pelatih Serie A langsung memanas kurang dari 24 jam setelah kompetisi resmi berakhir. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Massimiliano “Max” Allegri mendadak dicoret dari daftar kandidat utama pelatih baru Napoli.

Posisi terdepan kini justru direbut oleh juru taktik Bologna, Vincenzo Italiano.

Sebelumnya, Napoli telah mengumumkan perpisahan dengan Antonio Conte melalui kesepakatan bersama. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Conte masih menyisakan kontrak satu tahun, setelah berhasil mempersembahkan gelar Scudetto dan Supercoppa Italiana selama dua musim masa baktinya.

Plot Twist Massimiliano Allegri

Allegri awalnya menjadi favorit kuat untuk menggantikan posisi Conte. Bahkan, mantan pelatih Juventus tersebut dilaporkan sudah melakukan pertemuan makan malam rahasia dengan Direktur Olahraga Napoli, Giovanni Manna, dalam beberapa pekan terakhir untuk mematangkan rencana kerja sama.

Namun, sebuah plot twist terjadi. Paradoksnya, fakta bahwa Allegri dipecat secara tidak hormat oleh AC Milan dan berstatus agen bebas justru membuat Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, kehilangan selera.

Pemecatan tersebut kabarnya menurunkan minat sang presiden ikonik untuk memboyongnya ke Stadio Diego Armando Maradona.

Napoli Alihkan Bidikan ke Vincenzo Italiano

Pakar transfer Sportitalia, Alfredo Pedullà, mengungkapkan bahwa Napoli kini bergerak cepat meningkatkan radar berburu mereka ke arah Vincenzo Italiano, yang saat ini masih terikat kontrak dengan Bologna.

Italiano sendiri sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan publik Naples. Secara karakteristik, ia menawarkan sesuatu yang sangat berbeda dari Allegri.

Jika Allegri dikenal dengan pendekatan pragmatisnya, Italiano jauh lebih disukai karena mengusung gaya sepak bola yang pro-aktif, menyerang, dan atraktif.

Kualitas taktik Italiano sudah teruji nyata di depan mata De Laurentiis. Baru-baru ini, ia sukses membawa Bologna mempermalukan Napoli dengan skor ketat 3-2 dalam laga tandang di markas Napoli.

Mantan pelatih Fiorentina tersebut dijadwalkan akan segera menggelar pertemuan puncak dengan jajaran direksi Bologna akhir pekan ini guna menentukan masa depannya.

Di sisi lain, nama pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, sempat mencuat di beberapa media sebagai alternatif. Namun, Pedullà meyakini bahwa skenario mendatangkan Iraola sangat kecil kemungkinan untuk terwujud. Napoli tampaknya akan fokus penuh untuk mengamankan tanda tangan Vincenzo Italiano.

AC Milan Resmi Pecat Max Allegri Setelah Hanya Satu Musim Menjabat

Manajemen AC Milan dilaporkan telah mengambil keputusan bulat untuk memecat Massimiliano “Max” Allegri dari kursi kepelatihan.

Keputusan drastis ini diambil setelah AC Milan secara tragis membuang peluang emas lolos ke Liga Champions pada pekan terakhir kompetisi musim ini.

Berbagai media terkemuka seperti Sky Sport Italia, Sportitalia, Sport Mediaset, dan MilanNews meyakini bahwa keputusan tersebut sudah ketok palu langsung dari sang pemilik klub, Gerry Cardinale. Allegri akan segera diberitahu mengenai pemecatan ini sebelum pihak klub merilis pengumuman resmi ke publik.

Allegri sejatinya baru satu tahun kembali menukangi Rossoneri sejak musim panas lalu. Ini merupakan periode kedua masa baktinya di San Siro setelah sebelumnya sempat melatih Milan pada rentang tahun 2010 hingga Januari 2014.

Pada awal hingga pertengahan musim, Milan sebenarnya tampil menjanjikan dan sempat menjadi penantang kuat dalam perebutan gelar Scudetto. Namun, performa tim mendadak terjun bebas di fase-fase akhir kompetisi, tepat setelah mereka memenangi laga sarat gengsi Derby della Madonnina melawan sang pemuncak klasemen sekaligus rival abadi mereka, Inter Milan.

Kemenangan manis pada 8 Maret tersebut justru menjadi awal petaka. Setelah laga itu, Milan tercatat hanya mampu meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang (0-0 melawan Juventus), dan menelan 6 kekalahan fatal.

Secara total, Allegri memimpin Milan dalam 42 pertandingan kompetitif musim ini dengan catatan 22 kemenangan, 10 imbang, dan 10 kekalahan.

Kepergian Allegri disebut-sebut menjadi bagian dari perombakan besar-besaran di jajaran hierarki klub. Di level manajemen tertinggi, kabarnya hanya posisi Gerry Cardinale dan penasihat khusus klub, Zlatan Ibrahimovic, yang aman dari jangkauan restrukturisasi ini.

Presiden Klub, Paolo Scaroni, kemungkinan besar tetap bertahan, namun perannya akan dipersempit dan difokuskan khusus pada proyek pembangunan stadion baru. Sementara itu, CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, dan Kepala Pemandu Bakat Geoffrey Moncada diprediksi kuat akan angkat kaki dari San Siro pada bursa musim panas ini.

Melansir laporan dari Corriere dello Sport, Cardinale dan Ibrahimovic kini tengah membidik profil pelatih baru yang memiliki karakter seperti Cesc Fabregas. Mereka menginginkan sosok juru taktik muda yang mengusung filosofi sepak bola modern yang menyerang, dominan, dan pro-aktif di lapangan.

Scr/Mashable





Don't Miss