Bek LaLiga Naturalisasi Ilegal Malaysia ‘Menyatakan Perang’ ke FIFA

13.10.2025
Bek LaLiga Naturalisasi Ilegal Malaysia 'Menyatakan Perang' ke FIFA
Bek LaLiga Naturalisasi Ilegal Malaysia 'Menyatakan Perang' ke FIFA

Pemain klub LaLiga Deportivo Alaves, Facundo Garces sedang bersiap untuk mengajukan banding ke FIFA untuk membuktikan asal usulnya sebagai warga Malaysia.

Menurut AS, Garces yakin bahwa kakek buyutnya lahir di Malaysia, bukan di Provinsi Santa Fe (Argentina) seperti yang disimpulkan FIFA. Keyakinan itulah yang membuat bek tengah yang saat ini bermain untuk Alaves tersebut memutuskan untuk menjadi warga negara Malaysia dan bermain untuk tim nasional Malaysia Juni lalu.

Garces melakoni debutnya untuk Malaysia dalam pertandingan melawan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027, dengan penampilan impresif yang membantu tim tuan rumah menang 4-0. Namun, segera setelah pertandingan, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menerima pengaduan yang menyatakan bahwa dokumen naturalisasi Garces dan enam pemain lainnya tidak sah. FIFA segera meluncurkan penyelidikan dan menemukan kejanggalan dalam pemrosesan dokumen asal pemain tersebut.

Akibatnya, tujuh pemain Malaysia, termasuk Garces, diskors oleh FIFA selama 12 bulan karena “melanggar peraturan kewarganegaraan dan pendaftaran internasional”.

Sebelum larangan ini, Klub Alaves untuk sementara melarang Garces berlatih dan bermain hingga putusan akhir. Namun, tim La Liga tetap menunjukkan dukungan, menyerukan “penghormatan terhadap hak pemain untuk dianggap tidak bersalah” dan berharap kasus ini segera diklarifikasi.

Garces kini telah terbang ke Malaysia untuk bekerja langsung dengan FAM guna mengumpulkan bukti. Ia berharap menemukan akta kelahiran atau catatan imigrasi yang membuktikan bahwa kakek buyutnya memang lahir di Malaysia sebelum pindah ke Argentina.

Sumber yang dekat dengan Garces mengungkapkan bahwa strategi jangka pendek sang gelandang adalah meminta FIFA untuk menangguhkan larangan bermainnya sementara kasus ini masih diselidiki. Jika berhasil, ia dapat segera kembali berlatih dan berkompetisi.

Klub LaLiga Pertimbangkan Gugatan atas Pemain Naturalisasi Malaysia

Sementara itu, Deportivo Alaves sedang mempertimbangkan tindakan hukum setelah bek tengah Facundo Garces diskors oleh FIFA, membuat mereka tanpa pemain kunci dan menghadapi risiko kerugian besar dalam hal personel dan kinerja.

Larangan FIFA terhadap Garces telah menempatkan Alaves dalam situasi yang sulit. Dalam kekalahan 0-1 dari Mallorca di pekan ketujuh La Liga pada 27 September, Garces dikeluarkan dari skuad. Ini merupakan akibat langsung dari keputusan Komite Disiplin FIFA yang menskors sekelompok pemain naturalisasi Malaysia selama 12 bulan.

Alaves FC langsung menderita kerugian besar setelah kehilangan pemain kunci yang telah bermain di semua pertandingan La Liga sejak awal musim. Dalam pengumuman tersebut, Alaves menegaskan bahwa mereka menghormati keputusan FIFA tetapi menekankan prinsip “praduga tak bersalah” untuk Garces.

Manajemen klub yakin kasus tersebut belum sepenuhnya terungkap, dan pemain kelahiran Argentina – yang kakek buyutnya orang Malaysia – perlu dilindungi hingga penyelidikan selesai.

Menurut AS , Alaves sedang mempertimbangkan jalur hukum, meminta kompensasi kepada FIFA atau Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) jika situasi ini terus berlanjut, yang secara langsung memengaruhi kinerja dan rencana kepelatihan. Mengingat jadwal padat LaLiga, kehilangan Garces bisa berdampak besar bagi lini pertahanan yang kurang mendalam.

Jika Alaves yakin bahwa keputusan FIFA tidak didasarkan pada alasan yang jelas, mereka dapat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk menuntut hak mereka. Sebaliknya, jika kesalahan tersebut disebabkan oleh dokumen yang salah yang diajukan oleh FAM, Alaves dapat meminta pertanggungjawaban FAM atas pelanggaran yang menyebabkan Garces terkena penalti, yang secara langsung merugikan klub.

Alaves belum mengajukan gugatan, tetapi membuka kemungkinan tindakan hukum terhadap FIFA atau FAM, tergantung pada perkembangan investigasi dan hasil banding. FAM saat ini memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding kepada FIFA. Jika proses banding tidak membuahkan hasil positif, Alaves kemungkinan akan meningkatkan upaya hukum untuk melindungi hak-haknya.

Garces tidak hanya dikeluarkan dari daftar pemain Alaves untuk menghindari masalah di masa mendatang, banyak pemain naturalisasi Malaysia juga dilarang bermain oleh klub mereka masing-masing.

Scr/Mashable




Don't Miss