AC Milan Mulai Goyah, Chelsea Intip Peluang Angkut Mike Maignan

19.05.2026
AC Milan Mulai Goyah, Chelsea Intip Peluang Angkut Mike Maignan
AC Milan Mulai Goyah, Chelsea Intip Peluang Angkut Mike Maignan

Raksasa Liga Inggris, Chelsea, dilaporkan kembali menghidupkan minat mereka untuk memboyong penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan. Langkah ini diambil seiring munculnya spekulasi besar terkait masa depan kiper asal Prancis tersebut di San Siro.

Situasi internal Milan yang mulai tidak stabil membuka celah lebar bagi The Blues sebelum bursa transfer musim panas resmi dibuka.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport via Calciomercato, Maignan sebenarnya sudah menetapkan syarat mutlak jika manajemen Milan ingin dirinya bertahan. Kiper berusia 30 tahun itu menuntut Rossoneri untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Selain itu, ia juga mendesak agar sang pelatih, Max Allegri, tetap dipertahankan. Allegri diketahui menjadi sosok kunci yang menahan Maignan hengkang musim lalu saat Chelsea pertama kali datang menggoda.

Sayangnya, AC Milan saat ini sedang dihantam badai inkonsistensi. Posisi mereka untuk finis di zona Liga Champions bahkan terancam melorot. Kekacauan ini membuat masa depan sejumlah pilar penting menjadi abu-abu, tak terkecuali Maignan. Jika Milan gagal memenuhi ambisi prestasinya, sangat realistis bagi sang kiper untuk mulai berkemas kaki dari San Siro.

Chelsea sendiri dilaporkan terus memantau situasi terkini Maignan. Klub London Barat tersebut sudah lama mengagumi kualitas sang kiper dan paham betul bahwa Maignan sempat tertarik pindah ke Stamford Bridge sebelum akhirnya diyakinkan oleh Allegri. Kini, The Blues memilih bersikap tenang sambil menunggu hasil akhir musim AC Milan sebelum melempar tawaran resmi.

Kebutuhan Chelsea akan sosok tangguh di bawah mistar gawang memang belum teratasi. Robert Sanchez dinilai belum mampu tampil konsisten sebagai solusi jangka panjang klub. Maignan, dengan refleks kilat, pengalaman matang, dan mentalitas penentu di laga-laga besar, dianggap sebagai suksesor yang sangat ideal secara taktik.

Meski begitu, transfer ini diprediksi tidak akan berjalan mulus. Chelsea sendiri masih berjuang di kompetisi domestik dan terancam absen dari kompetisi Eropa musim depan—sebuah faktor krusial yang bisa menurunkan daya tarik mereka.

Bagi pemain kelas dunia seperti Maignan yang mengutamakan panggung Liga Champions, jaminan bermain di kompetisi tertinggi Eropa akan menjadi penentu utama.

Mike Maignan saat ini masih memegang peran vital di skuad AC Milan lewat rangkaian penyelamatan krusialnya saat tim dalam kondisi sulit. Mengingat kontribusi besarnya, Milan dipastikan enggan melepas sang pemain dengan harga murah, dan Chelsea harus sabar mengintip momentum yang tepat untuk merealisasikan transfer ini.

Skenario Revolusi Xabi Alonso: Lini Belakang Chelsea Bakal Dirombak Total!

Era baru yang menjanjinkan segera dimulai di Stamford Bridge setelah Xabi Alonso dilaporkan mencapai kesepakatan prinsip untuk menjadi manajer baru Chelsea.

Juru taktik asal Spanyol tersebut tidak hanya membawa filosofi sepak bola modern, tetapi juga langsung menyodorkan daftar tuntutan transfer yang tegas. Target utamanya jelas: merombak total sektor pertahanan The Blues yang selama ini menjadi titik lemah.

Berdasarkan laporan jurnalis internal, Si Phillips, posisi Alonso kini menjadi kandidat tunggal terkuat setelah jajaran direksi Chelsea—termasuk Laurence Stewart, Paul Winstanley, dan Joe Shields—sepakat menjadikannya prioritas nomor satu. Alonso yang sedang rehat setelah meninggalkan Real Madrid, disebut sangat antusias untuk kembali ke Premier League.

Namun, Alonso memberikan syarat mutlak kepada manajemen Chelsea: ia menuntut hak otonomi penuh dan suara penentu dalam kebijakan transfer pemain. Mantan gelandang legendaris ini sadar betul bahwa untuk mengembalikan kejayaan Chelsea, peningkatan kualitas skuad—khususnya di lini belakang—adalah harga mati.

Proyek pertama dalam revolusi Alonso diprediksi adalah perekrutan Mike Maignan dari AC Milan. Kiper timnas Prancis berusia 30 tahun tersebut sebenarnya sudah sepakat secara personal untuk pindah ke London Barat tahun lalu, sebelum transfernya batal karena kendala nilai tebusan.

Meskipun Maignan baru saja memperpanjang kontrak di San Siro hingga 2031, La Gazzetta dello Sport meyakini peluang Chelsea untuk merekrutnya kembali sangat terbuka lebar. Jika AC Milan gagal mengamankan tiket Liga Champions musim depan, Maignan dilaporkan siap mendorong kepindahannya ke Inggris.

Alonso memproyeksikan Maignan sebagai suksesor ideal untuk menggantikan Robert Sanchez yang tampil inkonsisten sepanjang musim.

Tidak hanya sektor penjaga gawang, Alonso juga berencana mendaratkan minimal dua bek tengah baru pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini sangat berkaitan erat dengan identitas taktik Alonso yang gemar mengandalkan formasi fleksibel seperti 3-4-3 atau 3-4-2-1.

Untuk menjalankan sistem ini dengan sempurna, ia membutuhkan bek modern yang memiliki kemampuan distribusi bola (ball-playing) mumpuni serta mobilitas yang tinggi.

“Alonso tidak meminta kekuasaan absolut yang ekstrem, tetapi dia butuh jaminan kuat dalam proses rekrutmen, terutama untuk sektor pertahanan,” ungkap Si Phillips.

Kedatangan Xabi Alonso ke Stamford Bridge membawa angin segar sekaligus sinyal pembersihan besar-besaran di dalam skuad. Dengan dukungan penuh dari konsorsium pemilik dan rencana transfer yang terukur, Chelsea menunjukkan ambisi agresif untuk kembali menjadi penantang gelar juara Premier League musim depan.

Scr/Mashable





Don't Miss