Marc Cucurella tak membutuhkan waktu lama untuk menyihir publik Santiago Bernabeu. Rekrutan anyar berusia 28 tahun itu membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap skuad Real Madrid di bawah komando pelatih kawakan, Jose Mourinho.
Meski harus menanti hingga pekan ketiga La Liga musim 2026/27 untuk mencatatkan starter pertamanya, Cucurella langsung tampil menggebrak. Usai peluit panjang dibunyikan pada laga melawan Malaga, bek sayap asal Spanyol tersebut sukses mengukuhkan dirinya sebagai sosok favorit baru, baik di dalam ruang ganti maupun di tribune penonton.
Cucurella tampil penuh selama 90 menit saat El Real menggilas Malaga dengan skor telak 4-0. Performa solid ini melanjutkan aksi impresifnya saat turun sebagai pemain pengganti di babak kedua kala Madrid membantai Real Sociedad 4-1.
Melansir laporan AS, penampilan sang bek makin mempertegas apa yang sudah terlihat sejak pekan-pekan pertamanya di klub: Cucurella mendarat di Madrid dengan karakter kuat, intensitas tinggi, serta keandalan taktis yang sangat cocok dengan filosofi permainan keras ala Mourinho.
Jawab Kepercayaan Mourinho Lewat Performa Mengilap
Dalam laga kontra Malaga, statistik mencatat Cucurella mengemas 76 sentuhan dan melepaskan 51 percobaan umpan dengan tingkat akurasi mencapai 88,2 persen (46 umpan sukses). Tak hanya rapi dalam mengalirkan bola, ia juga menciptakan satu peluang emas dan tampil sangat disiplin saat bertahan lewat catatan empat tekel sukses serta lima kali merebut penguasaan bola.
Namun, angka statistik saja tak cukup menggambarkan dampaknya di lapangan. Sambutan paling emosional justru datang dari publik Bernabeu yang berkali-kali memberikan tepuk tangan meriah atas aksi determinasi sang pemain.
Rekan-rekan setimnya pun berulang kali memberikan apresiasi langsung di tengah laga atas kegigihannya mengawal sisi kiri pertahanan.
Bagi Mourinho, pemahaman atas tanggung jawab bertahan adalah harga mati. Cucurella terbukti sangat nyaman dengan tuntutan fisik ekstrem tersebut.
Marc Cucurella vs Malaga. pic.twitter.com/r41k1YtfqG
— Ian (@Iantrinho) August 31, 2026
Ia tak hanya tangguh meredam pergerakan winger lawan, tetapi juga fasih membangun serangan serta aktif membantu overlap dari posisi bek sayap. Kombinasi komplet ini memberi Mourinho opsi lini belakang yang sangat kokoh tanpa perlu merombak taktik secara mendasar.
Cepat Menyatu di Ruang Ganti El Real
Proses adaptasi mulus Cucurella tak cuma terjadi di dalam lapangan hijau. Sejak hari pertama menginjakkan kaki di Madrid, mantan pemain Chelsea ini dikenal mudah bergaul dan kerap memecah suasana lewat canda tawa saat sesi latihan.
Hubungan dekatnya dengan Carlos Espi bahkan menjadi pemandangan kaprah, di mana keduanya hampir selalu terlihat bersama saat sesi pemanasan.
Sejauh ini, Cucurella baru mengumpulkan total 161 menit bermain dari tiga penampilan bersama Los Blancos. Tentu masih terlalu dini untuk menyimpulkan peran jangka panjangnya di ibu kota Spanyol.
Kendati demikian, impresi pertama sangatlah krusial—dan Cucurella telah membuktikan bahwa ia layak menjadi pilar utama dalam era baru Real Madrid.
Scr/Mashable















