Jadwal Link Live Streaming Liga Spanyol 2025/2026 Pekan ke-38: Ada Valencia vs Barcelona dan Real Madrid vs Athletic Bilbao

22.05.2026
Jadwal Link Live Streaming Liga Spanyol 2025/2026 Pekan ke-38: Ada Valencia vs Barcelona dan Real Madrid vs Athletic Bilbao
Jadwal Link Live Streaming Liga Spanyol 2025/2026 Pekan ke-38: Ada Valencia vs Barcelona dan Real Madrid vs Athletic Bilbao

Liga Spanyol 2025/2026 memasuki pekan ke-38 sebagai jornada penutup musim yang dramatis, dengan pertandingan menentukan seperti Valencia vs Barcelona dan Real Madrid vs Athletic Bilbao, lengkap dengan jadwal lengkap serta link live streaming.

Tuan rumah Valencia bersiap menutup musim dengan kepala tegak saat menjamu sang jawara baru, Barcelona, dalam laga yang sarat genggaman nasib bagi Los Che.

Skuad asuhan Carlos Corberan secara luar biasa masih memiliki peluang tipis untuk menembus posisi tujuh besar demi tiket kualifikasi UEFA Europa Conference League. Skenario itu bisa terwujud dengan syarat mutlak: Valencia wajib menang atas Barca, sembari berharap Getafe dan Rayo Vallecano sama-sama menelan kekalahan dari lawan-lawannya.

Modal berharga pun sudah dikantongi Valencia. Pekan lalu, Hugo Duro dan kolega menunjukkan mental baja lewat aksi comeback dramatis untuk menumbangkan Real Sociedad dengan skor ketat 4-3 di Reale Arena.

Di kubu tim tamu, Barcelona datang tanpa beban berat setelah resmi mengangkat trofi juara di Camp Nou menyusul kemenangan 3-1 atas Real Betis pekan lalu. Bagi armada Hansi Flick, duel di Mestalla praktis tak lagi menentukan.

Blaugrana dipastikan gagal menyentuh angka 100 poin musim ini. Selain itu, mereka butuh mencetak minimal enam gol hanya demi menggenapi torehan 100 gol di liga.

Kendati tak lagi mengejar angka, Barcelona diprediksi tetap akan memeragakan permainan menyerang yang agresif khas filosofi Flick. Namun, motivasi berlipat ganda dari Valencia yang sedang mengincar panggung Eropa diyakini bakal membuat tuan rumah berani tampil menekan dan merepotkan sang juara bertahan di hadapan publik Mestalla.

Sementara itu, sebuah malam yang sarat akan emosi dan nostalgia bersiap menyelimuti Estadio Santiago Bernabeu. Real Madrid akan melakoni laga pamungkas mereka di kompetisi LaLiga musim 2025/2026 dengan menjamu Athletic Bilbao.

Bagi kedua tim, laga ini sejatinya tidak lagi memperebutkan takhta. Perburuan gelar juara sudah selesai. Tiket menuju kompetisi Eropa sudah terkunci, dan zona degradasi pun tak lagi jadi ancaman.

Kendati demikian, partai ini memiliki arti yang jauh lebih mendalam ketimbang sekadar perolehan tiga poin di papan klasemen.

Laga ini diyakini akan menjadi panggung terakhir bagi Alvaro Arbeloa sebagai entrenador interim Los Blancos, sebelum Jose Mourinho resmi mengambil alih kursi kepelatihan musim depan. Tak hanya di pinggir lapangan, gemuruh Bernabeu juga bersiap melepas sang kapten legendaris, Dani Carvajal, yang dilaporkan bakal menyudahi masa baktinya yang bergelimang trofi bersama El Real.

Setali tiga uang, kubu tim tamu juga akan melakoni upacara perpisahan. Laga ini menandai akhir dari era ketiga kepemimpinan Ernesto Valverde di San Mames, sebelum posisinya digantikan oleh Edin Terzic pada musim panas ini.

Pertandingan ini menjadi ajang refleksi bagi kedua klub raksasa yang mengawali musim dengan ambisi setinggi langit, namun harus finis dengan menyisakan banyak evaluasi.

Bagi Real Madrid, musim ini berjalan jauh dari ekspektasi. Harapan tipis Los Blancos untuk mempertahankan gelar juara LaLiga resmi kandas usai menelan kekalahan pahit 0-2 dalam laga El Clasico awal bulan ini.

Kekalahan tersebut menutup peluang matematis Madrid merengkuh trofi, sekaligus menegaskan performa inkonsisten mereka baik di dalam maupun di luar lapangan sepanjang musim.

Meski demikian, armada Alvaro Arbeloa menunjukkan profesionalisme tinggi menjelang akhir musim. Kemenangan beruntun atas Real Oviedo dan Sevilla membuktikan bahwa Jude Bellingham dkk masih memiliki harga diri.

Mengemas tiga kemenangan dari empat laga liga terakhir menjadi modal berharga bagi Madrid untuk memberikan kado perpisahan yang manis bagi para Madridista yang memadati Bernabeu.

Namun, persoalan Madrid musim ini bukan sekadar urusan menang atau kalah, melainkan hilangnya kolektivitas permainan. Lini serang Los Blancos kerap tampil buntu dan kurang mengalir.

Bahkan, beberapa kemenangan terakhir terkesan pragmatis dan fungsional. Fakta bahwa tiga kemenangan terakhir mereka selalu berakhir dengan skor tipis 1-0 atau 2-0 menunjukkan bahwa Madrid era Arbeloa lebih dominan mengendalikan tempo ketimbang menghancurkan pertahanan lawan secara agresif.

Kondisi yang tak kalah memprihatinkan juga menimpa Athletic Bilbao. Setelah berhasil finis di peringkat keempat dengan raihan 70 poin musim lalu, performa Los Leones terjun bebas musim ini.

Bilbao terlempar ke papan tengah dan baru mengoleksi 45 poin. Hasil imbang 1-1 kontra Celta Vigo pekan lalu secara resmi memupus ambisi mereka untuk kembali manggung di kompetisi Eropa.

Pasukan Basque ini datang ke ibu kota dengan rapor merah, setelah hanya mampu memetik empat poin dari lima laga terakhir. Anak asuh Ernesto Valverde juga tercatat mandul saat menghadapi tim-tim elite; mereka menelan lima kekalahan dari lima pertemuan melawan tim tiga besar, dan hanya mampu melesakkan satu gol saja.

Pekerjaan rumah Valverde kian menumpuk akibat badai cedera yang menghantam ruang ganti Lezama. Oihan Sancet dan Unai Gomez terpaksa menjalani latihan terpisah pekan ini.

Sancet masih berjuang pulih dari cedera hamstring, sementara Gomez dibatasi pada porsi latihan lari ringan setelah ditarik keluar pada babak pertama laga kontra Celta.

Kabar paling buruk datang dari sang motor serangan, Nico Williams. Winger timnas Spanyol ini harus menetap di ruang kebugaran akibat masalah otot paha. Kondisi Nico kini dipantau ketat oleh pelatih La Furia Roja, Luis de la Fuente, menjelang pengumuman skuad Piala Dunia.

Kehilangan Nico merupakan pukulan telak bagi Bilbao, mengingat sang pemain adalah senjata utama dalam skema serangan balik cepat. Tanpa transformator sekelas Nico, Bilbao diprediksi akan kesulitan merepotkan barisan pertahanan Madrid, seperti halnya saat mereka digulung 0-3 pada pertemuan pertama musim ini.

Meski begitu, ada sedikit angin segar dengan kembalinya bek Dani Vivian ke sesi latihan utama. Selain itu, laga ini akan menjadi tonggak sejarah bagi sang striker ikonik, Inaki Williams.

Penyerang lincah ini bersiap mencatatkan penampilan resminya yang ke-510 untuk Athletic Bilbao, menyamai rekor legenda klub, Andoni Iraola, sebagai pemain dengan caps terbanyak keenam sepanjang sejarah klub.

Melihat gaya main kedua tim belakangan ini, pertandingan diprediksi akan berjalan taktis dengan intensitas gol yang rendah. Delapan pertandingan liga terakhir Real Madrid selalu berakhir dengan total tiga gol atau kurang.

Dari delapan laga tersebut, hanya ada satu pertandingan yang menghasilkan lebih dari satu gol di babak pertama.

Statistik Bilbao bahkan menunjukkan kecenderungan yang lebih lambat. Enam pertandingan terakhir Los Leones selalu menghasilkan maksimal satu gol sebelum turun minum.

Tanpa Nico Williams, Valverde kemungkinan besar tidak akan menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan tinggi secara agresif sejak menit awal.

Tren gol Madrid juga mendukung prediksi ini. Hanya 42% dari total gol Madrid di LaLiga musim ini yang tercipta di paruh pertama. Sebagian besar gol pembuka atau penentu kemenangan El Real baru lahir setelah turun minum, saat stamina lawan mulai mengendur.

Kendati demikian, kedalaman materi pemain tetap menempatkan Real Madrid di atas angin. Kembalinya Kylian Mbappe ke tingkat kebugaran terbaik serta pulihnya Fede Valverde membuat Arbeloa bisa menurunkan komposisi skuad terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir.

Kualitas individu pemain bintang seperti Vinicius Jr dan Jude Bellingham diprediksi akan menjadi pembeda di babak kedua untuk menyudahi perlawanan Bilbao yang pincang.

Real Madrid diprediksi akan mengontrol jalannya pertandingan dengan sabar. Kendati permainan mungkin tidak akan se-atraktif beberapa musim lalu, dorongan emosional untuk melepas Arbeloa dan Dani Carvajal dengan kepala tegak akan menjadi pemacu motivasi yang cukup bagi Los Blancos untuk mengamankan poin penuh di Bernabeu.

Jadwal Liga Spanyol 2025/2026 Pekan ke-38

Minggu, 24 Mei 2026 – Jam 02.00 WIB

Valencia vs Barcelona
Real Madrid vs Athletic Club
Real Betis vs Levante
Girona vs Elche
Alaves vs Rayo Vallecano
Getafe vs Osasuna
Celta Vigo vs Sevilla
Mallorca vs Real Oviedo
Espanyol vs Real Sociedad.

Senin, 25 Mei 2026 – Jam 02.00 WIB

Villarreal vs Atletico Madrid.

Link Live Streaming Liga Spanyol 2025/2026

Pertandingan-pertandingan Liga Spanyol dapat disaksikan melalui layanan live streaming di Vidio atau Vision+.

Scr/Mashable





Don't Miss