Jadwal Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26 Pekan ke-33: Big Match Chelsea vs Manchester United dan Everton vs Liverpool

18.04.2026
Jadwal Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26 Pekan ke-33: Big Match Chelsea vs Manchester United dan Everton vs Liverpool
Jadwal Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26 Pekan ke-33: Big Match Chelsea vs Manchester United dan Everton vs Liverpool

Liga Inggris 2025/2026 memasuki pekan ke-33 dengan pertandingan krusial seperti Chelsea vs Manchester United dan Everton vs Liverpool, serta jadwal dan link live streaming yang paling ditunggu para penggemar sepak bola. Di fase penentuan akhir musim ini, setiap hasil bisa sangat memengaruhi perebutan gelar, posisi Eropa, maupun perjuangan lolos dari degradasi.

Panggung megah Stamford Bridge akan menjadi saksi duel krusial dalam perburuan tiket Liga Champions saat Chelsea menjamu Manchester United. Kedua tim menatap laga ini dengan ambisi bangkat setelah hasil minor pekan lalu demi mengamankan posisi di zona Eropa.

Manchester United datang dengan misi mengulang kemenangan 2-1 di Old Trafford pada September lalu. Jika berhasil, The Red Devils akan mencatatkan keunggulan ganda (double) atas Chelsea untuk kedua kalinya sejak musim 2019-20.

Era Liam Rosenior di Chelsea sebenarnya dimulai dengan sangat menjanjikan lewat empat kemenangan beruntun. Namun, kini awan mendung menyelimuti London Barat. The Blues hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di liga.

Catatan statistik menunjukkan penurunan tajam: sejak Maret, Chelsea menjadi tim di lima liga top Eropa yang paling sering kalah (enam kekalahan dari sembilan laga). Padahal, sebelumnya mereka butuh 29 pertandingan untuk menelan enam kekalahan.

Kekalahan telak 0-3 dari Man City pekan lalu membuat posisi Chelsea kian terjepit. Kini di peringkat enam, mereka justru lebih dekat dengan Bournemouth di posisi ke-11 daripada mengejar Liverpool di peringkat lima. Laga ini menjadi harga mati bagi Rosenior jika ingin menghindari rekor buruk empat kekalahan beruntun tanpa gol—hal yang belum pernah terjadi sejak 1998.

Di kubu tamu, Manchester United baru saja menelan kekalahan perdana di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick setelah takluk 1-2 dari Leeds United. Kekalahan itu memutus tren positif di bawah tatapan dingin Sir Jim Ratcliffe di tribun direktur.

Posisi United di peringkat ketiga (poin sama dengan Aston Villa) masih jauh dari aman. Kekalahan di laga ini akan memangkas jarak mereka dengan Chelsea dan Liverpool, membuat persaingan di sisa lima laga semakin panas.

Masalah utama Carrick adalah lini belakang. United hanya mencatat tiga clean sheet dari 13 laga tahun ini. Absennya duet utama Lisandro Martinez dan Harry Maguire akibat sanksi suspensi diprediksi akan membuat gawang United rentan kebobolan.

Tuan rumah mendapat angin segar dengan kembalinya Enzo Fernandez setelah menjalani sanksi internal. Kreativitas Enzo sangat dibutuhkan mengingat ia adalah pemain dengan kreasi peluang terbanyak (51 kali) bagi Chelsea musim ini. Namun, Chelsea masih kehilangan Mudryk (sanksi doping) serta Colwill dan James yang cedera.

Sementara itu, krisis bek tengah memaksa Carrick kemungkinan menurunkan bek muda Ayden Heaven untuk mendampingi Leny Yoro. Di lini tengah, Kobbie Mainoo masih meragukan karena cedera ringan, namun Bruno Fernandes siap memburu rekor assist terbanyak Liga Inggris musim ini.

Pertemuan kedua tim adalah yang paling sering berakhir imbang dalam sejarah Premier League (27 kali). Mengingat rapuhnya lini belakang United tanpa duet bek utama dan performa Chelsea yang inkonsisten, laga ini diprediksi tidak akan berjalan kaku secara taktik. Skor imbang dengan intensitas serangan tinggi menjadi hasil yang paling masuk akal.

Di laga lainnya, mata dunia sepak bola akan tertuju ke Hill Dickinson Stadium. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, stadion baru kebanggaan publik Biru Merseyside ini akan menggelar laga paling panas di Inggris: Derby Merseyside antara Everton melawan Liverpool.

Laga ini bukan sekadar pertaruhan gengsi antar-tetangga, melainkan partai krusial dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Everton, di bawah asuhan pelatih berpengalaman David Moyes, tengah dalam tren positif untuk finis di zona Eropa. Saat ini, The Toffees menempati peringkat kedelapan, namun hanya terpaut satu poin dari Chelsea di posisi keenam dan lima poin di belakang Liverpool yang duduk di posisi kelima.

Mentalitas pantang menyerah Everton baru saja teruji pekan lalu. Bertandang ke Gtech Community Stadium, mereka berhasil mencuri satu poin dramatis saat menahan imbang Brentford 2-2. Gol penyama kedudukan dari Kiernan Dewsbury-Hall di masa injury time menjadi bukti bahwa skuad asuhan Moyes memiliki determinasi tinggi jelang laga derby.

Kondisi kontras justru dialami tim tamu. Arne Slot, yang sukses membawa Liverpool juara Premier League musim lalu, kini berada di ujung tanduk. Isu hengkangnya pelatih asal Belanda itu di akhir musim menguat seiring merosotnya performa The Reds. Gelombang protes dari suporter pun mulai terdengar di tribun Anfield.

Beban Liverpool semakin berat setelah baru saja tersingkir dari babak perempat final Liga Champions. Kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain di Anfield tengah pekan lalu melengkapi agregat memilukan 0-4. Terlihat jelas ada masalah kohesi dan motivasi di dalam skuad Liverpool saat ini.

Persaingan musim ini menjadi unik. Jika Aston Villa berhasil menjuarai Liga Europa dan tetap bertahan di lima besar klasemen, maka tim peringkat keenam dipastikan mendapat jatah tiket Liga Champions.

Namun, Everton enggan bergantung pada nasib tim lain. Target realistis mereka adalah menggusur Liverpool dari posisi kelima. Kemenangan di laga ini akan memangkas jarak menjadi hanya dua poin, sekaligus memberikan tekanan hebat bagi rival sekota mereka.

Meski Everton sempat kesulitan menjaga konsistensi di kandang baru mereka musim ini, momentum kali ini berpihak pada tuan rumah. Menghadapi skuad Liverpool yang tampak “terputus” secara permainan dan kehilangan arah, Everton memiliki peluang emas untuk mengukir sejarah.

Dukungan penuh publik Hill Dickinson Stadium diprediksi akan menjadi pemain ke-12 yang membakar semangat The Toffees. Kemenangan tipis bagi tuan rumah menjadi prediksi yang cukup realistis melihat kondisi mental kedua tim saat ini.

Jadwal Liga Inggris 2025/2026 Pekan ke-33

Sabtu, 18 April 2026

Brentford vs Fulham: 18.30 WIB
Leeds United vs Wolverhampton: 21.00 WIB
Newcastle United vs Bournemouth: 21.00 WIB
Tottenham Hotspur vs Brighton: 23.30 WIB

Minggu, 19 April 2026

Chelsea vs Manchester United: 02.00 WIB
Nottingham Forest vs Burnley: 20.00 WIB
Aston Villa vs Sunderland: 20.00 WIB
Everton vs Liverpool: 20.00 WIB
Manchester City vs Arsenal: 22.30 WIB

Selasa, 21 April 2026

Crystal Palace vs West Ham: 02.00 WIB.

Link Live Streaming Liga Inggris 2025/2026

Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan seluruh pertandingan Liga Inggris 2025/2026 melalui platform Vidio.

Scr/Mashable





Don't Miss